Skandal Bank Century
Amien Rais: Boediono dan Sri Mulyani Harus Dinonaktifkan
Rabu, 25/11/2009 02:21 WIB
Jakarta -
Mantan Ketua MPR Amien Rais kembali meminta agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dinonaktifkan. Keduanya diduga kuat terlibat dalam skandal Bank Century (kini Bank Mutiara).
"Saya minta dan anjurkan agar Boediono dan Sri Mulyani segera dinonaktifkan. Karena nampaknya dua tokoh ini ada keterlibatan dalam skandal itu (Bank Century)," kata Amien Rais.
Hal itu diungkapkan Amien Rais usai menghadiri peringatan 100 tahun PP Muhammadiyah di kantor Muhammadiyah, Jl Menteng Raya 62, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009) malam.
"Jadi alangkah baiknya dengan sikap kenegaraan, Boediono dan Sri Mulyani step down dulu," tandasnya.
Sementara itu, ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, kasus Bank Century harus diusut tuntas. Din juga mendukung pernyataan SBY yang meminta kasus ini terus diselidiki.
"Tapi yang paling penting itu realisasinya," kata Din.
Din juga meminta agar DPR menanggapi serius hak angket Century. Kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp 6,7 triliun tersebut menurut Din harus diproses secara hukum.
"Kalau ada niat baik kita untuk tuntaskan, harus ada langkah cepat segara dibawa ke proses hukum. Tidak perlu menunggu proses politik lewat angket, sambil jalan saja," tutup Din.
(mei/mad)
"Saya minta dan anjurkan agar Boediono dan Sri Mulyani segera dinonaktifkan. Karena nampaknya dua tokoh ini ada keterlibatan dalam skandal itu (Bank Century)," kata Amien Rais.
Hal itu diungkapkan Amien Rais usai menghadiri peringatan 100 tahun PP Muhammadiyah di kantor Muhammadiyah, Jl Menteng Raya 62, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2009) malam.
"Jadi alangkah baiknya dengan sikap kenegaraan, Boediono dan Sri Mulyani step down dulu," tandasnya.
Sementara itu, ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, kasus Bank Century harus diusut tuntas. Din juga mendukung pernyataan SBY yang meminta kasus ini terus diselidiki.
"Tapi yang paling penting itu realisasinya," kata Din.
Din juga meminta agar DPR menanggapi serius hak angket Century. Kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp 6,7 triliun tersebut menurut Din harus diproses secara hukum.
"Kalau ada niat baik kita untuk tuntaskan, harus ada langkah cepat segara dibawa ke proses hukum. Tidak perlu menunggu proses politik lewat angket, sambil jalan saja," tutup Din.
(mei/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 14:36 WIB
Polisi Tutupi Rekonstruksi Afriyani di Stadium
-
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
KPK: Jangan Ganggu Angie!
-
Selasa, 07/02/2012 14:27 WIB
Habib H Diduga Cabuli Anak-anak, Polisi Periksa 11 Saksi
-
Selasa, 07/02/2012 14:26 WIB
Daftar Pilot yang Ditangkap Karena Narkoba
-
Selasa, 07/02/2012 14:18 WIB
Rebutan Penumpang, Pekerja Terminal Makassar Bentrok
-
Selasa, 07/02/2012 13:44 WIB
Patuhi Informasi Larangan Terbang, Pilot Lion Air Tidak Digaji
-
Selasa, 07/02/2012 11:15 WIB
Resign Sebelum Kontrak Habis, Pilot Lion Air Didenda US$ 49 Ribu
-
Selasa, 07/02/2012 11:25 WIB
Rekening Dibobol Rp 7,9 Juta Lewat ATM, Agus Lapor Polisi
-
Selasa, 07/02/2012 13:50 WIB
Obama: Mundurnya Assad Hanya Masalah Waktu
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,418.000
- Rp 604.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

