Menkes: Jual Beli Vaksin Rabies Cukup Ditangani Dinkes Bali

Nograhany Widhi K - detikNews
Rabu, 25/11/2009 16:21 WIB
dok detikcom
Jakarta - Departemen Kesehatan (Depkes) tidak akan menerjunkan tim dari Irjen Depkes untuk menangani kasus jual beli vaksin anti rabies (VAR) di Bali. Kasus yang banyak membuat warga Bali kecewa itu dinilai cukup ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

"Tidak (tim Irjen Depkes), cukup dari Dinkes saja," kata Menteri Kesehatan (Menkes), Endang Rahayu Sedyaningsih, di RSCM Jl Diponegoro, Jakarta, Rabu (25/11/2009). 

Endang menegaskan, VAR seharusnya dibagikan gratis kepada masyarakat Bali. Sebab Bali saat ini telah masuk dalam kategori wilayah Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies.

"Tapi mungkin pada waktu itu stoknya habis. Yang Ada yang bukan didrop dari Depkes, kemudian diganti," ujar Endang.

Kasus jual beli VAR terjadi di RSUD Buleleng. Vaksin itu dijual kepada keluarga vasien yang menderita rabies akibat gigitan anjing.

Kasus ini menimbulkan gelombang protes dari berbagai pihak. RSUD Buleleng akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas kejadian itu.

(djo/djo)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index ยป
    Cari Penawaran Terbaik di Sini