Jika Kasusnya Telah Selesai, Antasari Ingin Jadi Dosen
Kamis, 26/11/2009 17:53 WIB
Jakarta -
Mungkin karena yakin akan terbebas dari kasus pembunuhan, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar sudah membuat rencana apabila kasus yang membelitnya selesai. Antasari berniat menularkan ilmunya dengan menjadi dosen.
"Kalau ini selesai, saya ingin menjadi dosen saja," kata Antasari saat skors sidang kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (26/11/2009).
Pria yang sudah 26 tahun berkarir sebagai jaksa ini mengatakan, dirinya sudah terbiasa mengajar sejak masih bertatus mahasiswa. Saat menjadi ketua KPK (2007-2009) pun, Antasari mengaku banyak memberikan kuliah umum di berbagai kesempatan.
Antasari mengaku saat ini sedang menyusun tiga buah buku untuk mengisi waktu luangnya di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Mantan Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) tersebut sedang mengendapkan gagasan gagasannya untuk nanti ditulis menjadi buku.
"Salah satunya mengenai bagaimana melakukan pencegahan terhadap korupsi, karena yang represif kan sudah ada undang-undangnya," tandas Antasari.
Antasari mengatakan, korupsi dapat dicegah minimal dengan tiga syarat. Apa saya itu? Yakni, perbaikan sistem, peningkatan mutu sumber daya manusia, dan berkembangnya demokrasi.
"Sekarang, kan, yang penting bagaimana supaya orang itu tidak korupsi," cetus pria asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), tersebut. (irw/asy)
"Kalau ini selesai, saya ingin menjadi dosen saja," kata Antasari saat skors sidang kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (26/11/2009).
Pria yang sudah 26 tahun berkarir sebagai jaksa ini mengatakan, dirinya sudah terbiasa mengajar sejak masih bertatus mahasiswa. Saat menjadi ketua KPK (2007-2009) pun, Antasari mengaku banyak memberikan kuliah umum di berbagai kesempatan.
Antasari mengaku saat ini sedang menyusun tiga buah buku untuk mengisi waktu luangnya di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Mantan Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) tersebut sedang mengendapkan gagasan gagasannya untuk nanti ditulis menjadi buku.
"Salah satunya mengenai bagaimana melakukan pencegahan terhadap korupsi, karena yang represif kan sudah ada undang-undangnya," tandas Antasari.
Antasari mengatakan, korupsi dapat dicegah minimal dengan tiga syarat. Apa saya itu? Yakni, perbaikan sistem, peningkatan mutu sumber daya manusia, dan berkembangnya demokrasi.
"Sekarang, kan, yang penting bagaimana supaya orang itu tidak korupsi," cetus pria asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), tersebut. (irw/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 08:20 WIB
Polisi Masih Teliti Temuan Senjata di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

