Anak Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas
Sabtu, 28/11/2009 11:25 WIB
ilustrasi
Ambon -
Nasib naas dialami Stevi Lawalatta (40). Warga RT 005/04 Belakang Soya Kelurahan Karang Panjang Kecamatan Sirimau, Ambon, ditemukan tewas penuh luka di sekujur tubuh. Pelaku diduga anak kandungnya sendiri.
"Sementara dugaan kita, korban dianiaya anak kandungnya sendiri," ungkap Kasatreskrim Polres Pulau Ambon dan PP Lease AKP, Andreas Dedy Wijaya, kepada wartawan di Mapolres Ambon, Jl dr Tamaela, Prigilima Ambon, Sabtu (29/11/2009).
Wijaya menambahkan, pihaknya telah mengamankan pelaku. Namun Wijaya belum bersedia memberikan indentitas lengkap tersangka itu.
Saat ditemukan, tutur Wijaya, tubuh korban yang kekar ini dalam keadaan berlumuran darah. Ketika itu korban menggunakan celana jeans warna biru, baju kaos lengan panjang berwarna biru tua, serta sepatu biru putih dengan kaos kaki warna biru keabu-abuan.
Kondisi korban saat itu cukup menggenaskan, karena ditemukan sejumlah luka di sekujur tubuhnya, antara lain luka robek di pergelangan tangan kanan, di leher dan di kepala.
Warga sekitar yang mengetahui adanya penemuan mayat ini langsung berbondong-bondong menuju ke TKP. Entah kenapa, tak satupun warga yang berani berkomentar. "Maaf, kami tidak bias cerita. Kami takut lagi," kata salah satu warga.
Aparat kepolisian dari Polres Pulau Ambon dan PP Lease yang mengetahui adanya informasi penemuan mayat ini langsung turun ke TKP.
Kepala SPK II Muhamad Syarief yang memimpin tim ini langsung memasang police line dan melakukan penyelidikan awal. Setelah itu korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Tantui Ambon untuk dilakukan otopsi.
(han/djo)
"Sementara dugaan kita, korban dianiaya anak kandungnya sendiri," ungkap Kasatreskrim Polres Pulau Ambon dan PP Lease AKP, Andreas Dedy Wijaya, kepada wartawan di Mapolres Ambon, Jl dr Tamaela, Prigilima Ambon, Sabtu (29/11/2009).
Wijaya menambahkan, pihaknya telah mengamankan pelaku. Namun Wijaya belum bersedia memberikan indentitas lengkap tersangka itu.
Saat ditemukan, tutur Wijaya, tubuh korban yang kekar ini dalam keadaan berlumuran darah. Ketika itu korban menggunakan celana jeans warna biru, baju kaos lengan panjang berwarna biru tua, serta sepatu biru putih dengan kaos kaki warna biru keabu-abuan.
Kondisi korban saat itu cukup menggenaskan, karena ditemukan sejumlah luka di sekujur tubuhnya, antara lain luka robek di pergelangan tangan kanan, di leher dan di kepala.
Warga sekitar yang mengetahui adanya penemuan mayat ini langsung berbondong-bondong menuju ke TKP. Entah kenapa, tak satupun warga yang berani berkomentar. "Maaf, kami tidak bias cerita. Kami takut lagi," kata salah satu warga.
Aparat kepolisian dari Polres Pulau Ambon dan PP Lease yang mengetahui adanya informasi penemuan mayat ini langsung turun ke TKP.
Kepala SPK II Muhamad Syarief yang memimpin tim ini langsung memasang police line dan melakukan penyelidikan awal. Setelah itu korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Tantui Ambon untuk dilakukan otopsi.
(han/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 20:20 WIB
Berkas Febri Penusuk Raafi Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 20:05 WIB
Perlawanan Rektor Kalah, Nama Susu Formula Berbakteri Harus Dibuka
-
Kamis, 09/02/2012 19:39 WIB
Kuasa Hukum: 14 Saksi Tak Menyebut Anas Terlibat Wisma Atlet
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

