Menkes Akan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja Kesehatan di Daerah Sulit
Minggu, 29/11/2009 12:07 WIB
Kupang -
Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih mengakui minat para tenaga kesehatan untuk bertugas di daerah-daerah sulit masih sangat minim. Faktor ekonomi disebut-sebut menjadi salah satu penyebabnya. Ke depan, kesejahteraan para pekerja kesehatan akan ditingkatkan.
"Distribusi tenaga kesehatan untuk daerah yang dianggap sulit dalam hal geografis, ekonomi dan budaya memang masih kurang," ujar Endang dalam kunjungan kerjanya di Kupang, NTT, Minggu (29/11/2009).
Pengalaman tiga tahun bertugas di Puskesmas Waipare, Kabupaten Sika membuat Endang sangat memahami betul kondisi di daerah-daerah sulit. "Terus terang saya alami karena itu saya bisa mengerti, di lain pihak ada kebutuhan mendesak dari rakyat," katanya.
Untuk memperbaikinya kesejahteraan tenaga kesehatan menurut Endang, saat ini UU Tenaga Kesehatan masih dalam pembahahasan dengan DPR. Di dalamnya ada klausul bagi dokter yang sedang mengambil spesialis bila bertugas di daerah sulit akan dibayar setaraf dengan dokter spesialis.
"Selain itu mereka yang mau bekerja di daerah sulit akan dipermudah untuk menjadi PNS," imbuhnya.
Endang juga sedang mempersiapkan program baru untuk menempatkan tenaga-tenaga perbantuan untuk daerah sulit yang memang masih belum terlalu banyak jumlahnya. "Kerjsama dengan RS, universitas tempat mendidik akan dibayar sebagai tenaga spesialis," tandasnya. (did/amd)
"Distribusi tenaga kesehatan untuk daerah yang dianggap sulit dalam hal geografis, ekonomi dan budaya memang masih kurang," ujar Endang dalam kunjungan kerjanya di Kupang, NTT, Minggu (29/11/2009).
Pengalaman tiga tahun bertugas di Puskesmas Waipare, Kabupaten Sika membuat Endang sangat memahami betul kondisi di daerah-daerah sulit. "Terus terang saya alami karena itu saya bisa mengerti, di lain pihak ada kebutuhan mendesak dari rakyat," katanya.
Untuk memperbaikinya kesejahteraan tenaga kesehatan menurut Endang, saat ini UU Tenaga Kesehatan masih dalam pembahahasan dengan DPR. Di dalamnya ada klausul bagi dokter yang sedang mengambil spesialis bila bertugas di daerah sulit akan dibayar setaraf dengan dokter spesialis.
"Selain itu mereka yang mau bekerja di daerah sulit akan dipermudah untuk menjadi PNS," imbuhnya.
Endang juga sedang mempersiapkan program baru untuk menempatkan tenaga-tenaga perbantuan untuk daerah sulit yang memang masih belum terlalu banyak jumlahnya. "Kerjsama dengan RS, universitas tempat mendidik akan dibayar sebagai tenaga spesialis," tandasnya. (did/amd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 12:10 WIB
PT KAI Siap Perbaiki Mesin Kartu Commet yang Rusak
-
Kamis, 09/02/2012 11:51 WIB
Keliling Kampus, Mahasiswa ISI Yogya Tolak Ganti Nama Jadi ISBI
-
Kamis, 09/02/2012 11:49 WIB
Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nashir, dan Pengacara Rosa di Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 11:41 WIB
Khawatir Digusur, Warga Puri Intan Tangerang Ajak FBR Berjaga
-
Kamis, 09/02/2012 11:36 WIB
Pramono: Kalau Anggota DPR Nikah Siri, Bertanggungjawablah!
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 10:45 WIB
Ditegur BK DPR, Ruhut: Rumah Tangga Gue Itu Paling Bahagia
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 11:29 WIB
Astaga! MA Bebaskan Terdakwa Korupsi Kuburan Lebak Bulus Rp 27 M
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

