Tersangka Pembantaian Filipina Dihantui Arwah Korban
Senin, 30/11/2009 11:45 WIB
AFP
Manila -
Sebanyak 57 orang tewas dalam pembantaian di Maguindanao, Filipina selatan 23 November lalu. Arwah para korban tampaknya menghantui Andal Ampatuan Jr, tersangka utama pembantaian massal yang mengguncang Filipina itu.
Seorang pejabat di Biro Investigasi Nasional (NBI) mengungkapkan, Ampatuan terlihat gelisah dan nyaris tak bisa tidur. Pria itu saat ini masih ditahan di markas besar NBI di Manila.
Menurut Ricardo Diaz, kepala Unit Antiterorisme NBI yang menangani kasus pembantaian tersebut, Ampatuan telah mengaku padanya bahwa dia takut pada hantu-hantu yang mendatanginya di sel penjara.
"Dia bilang dia takut pada hantu. Dia lebih suka tidur di luar selnya dan lebih sering berada di dekat area pengunjung. Dia mencoba tidur di atas bangku dengan tubuh ditutupi selimut," kata Diaz seperti dilansir Saudigazette.com, Senin (30/11/2009).
NBI sebelumnya telah menemukan sisa-sisa Rivotril, pil tidur dalam sampel urine Ampatuan yang mengaku menggunakan obat tersebut.
Dikatakan Diaz, Ampatuan juga khawatir bahwa seseorang akan membunuhnya dalam sel. "Dia bilang ada ancaman pada hidupnya," tutur Diaz.
Ditegaskan Diaz, penjara di NBI dijaga ketat serta dilengkapi dengan kawat listrik yang memisahkan fasilitas penjara dari area pengunjung. "Dia tak bisa melarikan diri. Selain kawat listrik, ada banyak penjaga," tandas Diaz.
Diimbuhkan Diaz, Ampatuan memiliki tim pengacara yang tinggal dengannya di dalam fasilitas penjara. "Mereka bekerja 24 jam secara bergiliran. Namun para pengacara hanya berada di area pengunjung," pungkas Diaz.
Pembantaian massal di Filipina selatan itu diduga dipicu persaingan politik terkait pemilihan gubernur.
(ita/iy)
Seorang pejabat di Biro Investigasi Nasional (NBI) mengungkapkan, Ampatuan terlihat gelisah dan nyaris tak bisa tidur. Pria itu saat ini masih ditahan di markas besar NBI di Manila.
Menurut Ricardo Diaz, kepala Unit Antiterorisme NBI yang menangani kasus pembantaian tersebut, Ampatuan telah mengaku padanya bahwa dia takut pada hantu-hantu yang mendatanginya di sel penjara.
"Dia bilang dia takut pada hantu. Dia lebih suka tidur di luar selnya dan lebih sering berada di dekat area pengunjung. Dia mencoba tidur di atas bangku dengan tubuh ditutupi selimut," kata Diaz seperti dilansir Saudigazette.com, Senin (30/11/2009).
NBI sebelumnya telah menemukan sisa-sisa Rivotril, pil tidur dalam sampel urine Ampatuan yang mengaku menggunakan obat tersebut.
Dikatakan Diaz, Ampatuan juga khawatir bahwa seseorang akan membunuhnya dalam sel. "Dia bilang ada ancaman pada hidupnya," tutur Diaz.
Ditegaskan Diaz, penjara di NBI dijaga ketat serta dilengkapi dengan kawat listrik yang memisahkan fasilitas penjara dari area pengunjung. "Dia tak bisa melarikan diri. Selain kawat listrik, ada banyak penjaga," tandas Diaz.
Diimbuhkan Diaz, Ampatuan memiliki tim pengacara yang tinggal dengannya di dalam fasilitas penjara. "Mereka bekerja 24 jam secara bergiliran. Namun para pengacara hanya berada di area pengunjung," pungkas Diaz.
Pembantaian massal di Filipina selatan itu diduga dipicu persaingan politik terkait pemilihan gubernur.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
439 Komentar
-
377 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

