Datang Belakangan, PD Tak Etis Pimpin Pansus Angket Century
Selasa, 01/12/2009 08:30 WIB
Terkait
Jakarta -
Partai Demokrat (PD) diminta tidak menjadi pimpinan Panitia Khusus (Pansus) hak angket Bank Century. Selain dikhawatirkan menggembosi Pansus, secara etika PD tidak etis jika menjadi pimpinan karena baru bergabung belakangan.
"Kalau dalam salat orang yang datangnya belakangan kan jadi makmum, tidak bisa jadi imam," kata aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak), Fadjroel Rachman, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (1/12/2009).
Selain alasan etis tersebut, menurut Fadjroel, halangan PD memimpin Pansus lantaran berhembus kabar bahwa PD maupun tim kampanye SBY-Boediono ikut kecipratan aliran dana Bank Century. Sehingga jika PD memimpin Pansus dikhawatirkan kinerja Pansus tidak maksimal.
"Ada desas-desus terkait mengalirnya dana Bank Century ke tim kampanye SBY-Bodeiono dan ke Partai Demokrat. Kalau memimpin dikhawatirkan tidak maksimal," katanya.
Selain itu, Fadjroel juga mendesak agar anggota Pansus angket Bank Century bukan legislator yang diduga tersandung kasus korupsi. Sebab, jika mereka-mereka yang diduga tersandung korupsi menjadi anggota Pansus maka akan mudah dilumpuhkan dengan ancaman hukuman.
"Mereka yang terlibat di kasus suap Miranda Goeltom, dan terkait korupsi lainnya jangan jadi anggota Pansus. Sebab akan mudah dilumpuhkan dengan ancaman hukuman," tandasnya.
(Rez/irw)
"Kalau dalam salat orang yang datangnya belakangan kan jadi makmum, tidak bisa jadi imam," kata aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak), Fadjroel Rachman, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (1/12/2009).
Selain alasan etis tersebut, menurut Fadjroel, halangan PD memimpin Pansus lantaran berhembus kabar bahwa PD maupun tim kampanye SBY-Boediono ikut kecipratan aliran dana Bank Century. Sehingga jika PD memimpin Pansus dikhawatirkan kinerja Pansus tidak maksimal.
"Ada desas-desus terkait mengalirnya dana Bank Century ke tim kampanye SBY-Bodeiono dan ke Partai Demokrat. Kalau memimpin dikhawatirkan tidak maksimal," katanya.
Selain itu, Fadjroel juga mendesak agar anggota Pansus angket Bank Century bukan legislator yang diduga tersandung kasus korupsi. Sebab, jika mereka-mereka yang diduga tersandung korupsi menjadi anggota Pansus maka akan mudah dilumpuhkan dengan ancaman hukuman.
"Mereka yang terlibat di kasus suap Miranda Goeltom, dan terkait korupsi lainnya jangan jadi anggota Pansus. Sebab akan mudah dilumpuhkan dengan ancaman hukuman," tandasnya.
(Rez/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 21:21 WIB
DPR Desak Bareskrim Polri Selidiki Perencanaan Jembatan Kukar
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 20:02 WIB
Terus Diserbu Kritik, DPR Siapkan Tim Reformasi Internal
-
Rabu, 08/02/2012 19:56 WIB
Geng Cewek di Bali Anak Putus Sekolah
-
Rabu, 08/02/2012 18:47 WIB
13 Pasangan Mesum di Tangerang Ditangkap Saat Asyik Indehoi di Hotel
-
Rabu, 08/02/2012 19:29 WIB
TB Silalahi: Pergeseran Jabatan Amir Jadi Heboh Karena PD Sedang Disorot
-
Rabu, 08/02/2012 19:38 WIB
Beli di Stadium, Afriyani Potong 2 Bagian Sebutir Ekstasi dengan Giginya
-
Rabu, 08/02/2012 19:56 WIB
Geng Cewek di Bali Anak Putus Sekolah
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 1,419.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

