Banyak Interupsi, Prolegnas 2010 Ditunda
Selasa, 01/12/2009 11:07 WIB
Jakarta -
Pengesahan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2010 ditunda. Banyak interupsi menjelang pengesahan Prolegnas yang berbuntut molornya agenda pembahasan hak angket skandal Bank Century dalam sidang Paripurna DPR.
Menjelang Ketua DPR Marzuki Alie mengesahkan Prolegnas, sejumlah anggota DPR meminta interupsi. Interupsi ini mulai dari soal draf RUU yang tidak masuk Prolegnas 2010, sampai kajian ulang untuk Baleg soal RUU Penataan Ruang.
Akibat banyaknya interupsi, Marzuki Alie meminta anggota dewan menahan diri. Marzuki pun menawarkan dua opsi.
"Kami tawarkan Prolegnas disahkan dengan catatan untuk disempurnakan. Yang kedua pembahasannya kita tunda karena sudah sedemikian banyak usulan yang kita tampung," kata Marzuki dalam Sidang Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
Anggota FPD Ruhut Sitompul juga menimpali agar berbagai interupsi bisa disalurkan melalui berbagai fraksi dan komisi. Dia khawatir banyaknya interupsi memperlambat agenda pembahasan hak angket Century.
"Ini takutnya memperlambat hak angket Century. Siapa yang takut hak angket Century?" kata Ruhut.
Atas berbagai pertimbangan itu, sidang pun memutuskan untuk menunda pengesahan Prolegnas 2010. Marzuki Alie pun mengetuk palu sidang. Agenda kini dilanjutkan dengan pembahasan usulan penggunaan hak angket DPR untuk mengungkap skandal Bank Century.
(fay/iy)
Menjelang Ketua DPR Marzuki Alie mengesahkan Prolegnas, sejumlah anggota DPR meminta interupsi. Interupsi ini mulai dari soal draf RUU yang tidak masuk Prolegnas 2010, sampai kajian ulang untuk Baleg soal RUU Penataan Ruang.
Akibat banyaknya interupsi, Marzuki Alie meminta anggota dewan menahan diri. Marzuki pun menawarkan dua opsi.
"Kami tawarkan Prolegnas disahkan dengan catatan untuk disempurnakan. Yang kedua pembahasannya kita tunda karena sudah sedemikian banyak usulan yang kita tampung," kata Marzuki dalam Sidang Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
Anggota FPD Ruhut Sitompul juga menimpali agar berbagai interupsi bisa disalurkan melalui berbagai fraksi dan komisi. Dia khawatir banyaknya interupsi memperlambat agenda pembahasan hak angket Century.
"Ini takutnya memperlambat hak angket Century. Siapa yang takut hak angket Century?" kata Ruhut.
Atas berbagai pertimbangan itu, sidang pun memutuskan untuk menunda pengesahan Prolegnas 2010. Marzuki Alie pun mengetuk palu sidang. Agenda kini dilanjutkan dengan pembahasan usulan penggunaan hak angket DPR untuk mengungkap skandal Bank Century.
(fay/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
419 Komentar
-
368 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

