Sidang Pembunuhan Nasrudin
Hakim: Saudara Sigid, Apakah Anda Termasuk Markus di KPK?
Selasa, 01/12/2009 14:19 WIB
Jakarta -
Sigid Haryo Wibisono sangat 'dermawan'. Dalam kasus Nasrudin Zulkarnaen, Sigid berkali-kali menyiram uang dalam jumlah besar.
Sigid mengaku pertama kali menggelontorkan uang Rp 150 juta dan 2 buah HP Blackberry pada Kombes Pol Chairul Anwar, ketua tim pertama yang dibentuk Kapolri untuk menyelidiki dugaan teror yang dilakukan Nasrudin.
Hal ini mengemuka saat menjadi saksi bagi terdakwa Kombes Pol Wiliardi Wizar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (1/12/2009).
Sigid juga menyerahkan dana operasional Rp 500 juta pada Kombes Pol Wiliardi Wizar sebagai biaya anak Wiliardi sekolah ke Australia dan sebagian untuk dana operasional tim pengintai Nasrudin. Ditambah lagi Rp 30 juta untuk biaya berobat orangtua Wiliardi.
Ditambah lagi Sigid mengaku selalu memberikan tambahan uang Rp 10 hingga Rp 12 juta per bulan bagi pengawal Antasari yang berasal dari kepolisian.
'Kedermawanan' Sigid pun dipertanyakan oleh majelis hakim.
"Saudara Sigid, Anda sangat royal. Mengapa? Apakah anda termasuk markus (makelar kasus) di KPK, mengelus-elus KPK dengan tujuan tertentu?" tanya majelis hakim yang diketuai oleh Artha Theresia ini.
"Bukan, Yang Mulia," jawab Sigid pelan.
"Lalu kenapa anda mau memberikan uang ini? Anda kan pengusaha, apa membantu agar nanti jika punya kasus tidak dilanjutkan oleh KPK?" tanya majelis.
"Bukan itu, Yang Mulia," jawab Sigid pelan.
(rdf/nrl)
Sigid mengaku pertama kali menggelontorkan uang Rp 150 juta dan 2 buah HP Blackberry pada Kombes Pol Chairul Anwar, ketua tim pertama yang dibentuk Kapolri untuk menyelidiki dugaan teror yang dilakukan Nasrudin.
Hal ini mengemuka saat menjadi saksi bagi terdakwa Kombes Pol Wiliardi Wizar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (1/12/2009).
Sigid juga menyerahkan dana operasional Rp 500 juta pada Kombes Pol Wiliardi Wizar sebagai biaya anak Wiliardi sekolah ke Australia dan sebagian untuk dana operasional tim pengintai Nasrudin. Ditambah lagi Rp 30 juta untuk biaya berobat orangtua Wiliardi.
Ditambah lagi Sigid mengaku selalu memberikan tambahan uang Rp 10 hingga Rp 12 juta per bulan bagi pengawal Antasari yang berasal dari kepolisian.
'Kedermawanan' Sigid pun dipertanyakan oleh majelis hakim.
"Saudara Sigid, Anda sangat royal. Mengapa? Apakah anda termasuk markus (makelar kasus) di KPK, mengelus-elus KPK dengan tujuan tertentu?" tanya majelis hakim yang diketuai oleh Artha Theresia ini.
"Bukan, Yang Mulia," jawab Sigid pelan.
"Lalu kenapa anda mau memberikan uang ini? Anda kan pengusaha, apa membantu agar nanti jika punya kasus tidak dilanjutkan oleh KPK?" tanya majelis.
"Bukan itu, Yang Mulia," jawab Sigid pelan.
(rdf/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 05:05 WIB
Kepala Terminal Garut: Bus Karunia Bakti Laik Jalan
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

