Direktur KPK Sadap HP Nasrudin & Rhani Atas Perintah Antasari
Selasa, 01/12/2009 17:17 WIB
Jakarta -
Direktur Pengelolaan Informasi dan Data (Pinda) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Ibrahim memastikan KPK menyadap nomor Nasrudin Zulkarnaen dan Rhani Juliani. Nomor tersebut disadap atas permintaan Antasari yang menduga sang istri diancam teror.
Kesaksian Budi dibacakan Jaksa Penuntut Umum Cirus Sinaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (1/12/2009).
Budi sudah 2 kali tidak hadir sebagai saksi dengan alasan sedang melakukan studi di Jerman.
"Saya mengetahui nomor 0811... adalah nomor Nasrudin yang saya ketahui dari hasil penyadapan berupa percakapan yang dilakukan oleh dia," kata Budi seperti ditirukan Cirus.
Budi memastikan nomor itu milik Nasrudin kepada Antasari. Antasari pun membenarkannya. "Pak Antasari bilang, iya itu bener nomor Nasrudin," ujar dia.
Sedangkan untuk nomor Rhani, Budi menjelaskan dalam BAP-nya, memang ikut disadap. Hal itu diketahui dari isi SMS dari nomor yang disadap oleh KPK.
Lebih lanjut, Budi meminta proses penyadapan dihentikan karena tidak ada bukti ancaman teror dari nomor tersebut.
"Saya bilang, mohon maaf Pak ini tidak level dan menghabiskan biaya saja. Mendengar perkataan saya, Saudara Antasari terdiam. Lalu dengan nada kesal mengatakan, saya atau dia yang mati," kata dia.
Saat kesaksian Budi dikonfirmasi ke Antasari usai sidang, Antasari menilai kesaksian Budi tidak konsisten. "Lagipula itu pernyataan hanya dibacakan, belum tentu benar," dalihnya.
Kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, menegaskan pihaknya sejak awal menolak BAP dibacakan karena tidak bisa diklarifikasi.
"Buktinya, dalam keterangan BAP Sigid dan Wiliardi, serem. Tetapi, pas di persidangan ternyata malah menguntungkan kita. Soal kata-kata saya atau dia yang mati, itu bohong. Tidak mungkin Pak Antasari mengatakan itu. Apalagi Pak Chandra bilang tidak ada bukti teror dalam proses penyadapan," papar dia.
(aan/nrl)
Kesaksian Budi dibacakan Jaksa Penuntut Umum Cirus Sinaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (1/12/2009).
Budi sudah 2 kali tidak hadir sebagai saksi dengan alasan sedang melakukan studi di Jerman.
"Saya mengetahui nomor 0811... adalah nomor Nasrudin yang saya ketahui dari hasil penyadapan berupa percakapan yang dilakukan oleh dia," kata Budi seperti ditirukan Cirus.
Budi memastikan nomor itu milik Nasrudin kepada Antasari. Antasari pun membenarkannya. "Pak Antasari bilang, iya itu bener nomor Nasrudin," ujar dia.
Sedangkan untuk nomor Rhani, Budi menjelaskan dalam BAP-nya, memang ikut disadap. Hal itu diketahui dari isi SMS dari nomor yang disadap oleh KPK.
Lebih lanjut, Budi meminta proses penyadapan dihentikan karena tidak ada bukti ancaman teror dari nomor tersebut.
"Saya bilang, mohon maaf Pak ini tidak level dan menghabiskan biaya saja. Mendengar perkataan saya, Saudara Antasari terdiam. Lalu dengan nada kesal mengatakan, saya atau dia yang mati," kata dia.
Saat kesaksian Budi dikonfirmasi ke Antasari usai sidang, Antasari menilai kesaksian Budi tidak konsisten. "Lagipula itu pernyataan hanya dibacakan, belum tentu benar," dalihnya.
Kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, menegaskan pihaknya sejak awal menolak BAP dibacakan karena tidak bisa diklarifikasi.
"Buktinya, dalam keterangan BAP Sigid dan Wiliardi, serem. Tetapi, pas di persidangan ternyata malah menguntungkan kita. Soal kata-kata saya atau dia yang mati, itu bohong. Tidak mungkin Pak Antasari mengatakan itu. Apalagi Pak Chandra bilang tidak ada bukti teror dalam proses penyadapan," papar dia.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Minggu, 12/02/2012 08:35 WIB
Menteri Pertanian Suswono Sentil PPL PNS yang Pemalas
-
Minggu, 12/02/2012 08:05 WIB
YLKI: Santunan Rp 25 Juta Bagi Korban Bus Karunia Bakti Tak Cukup
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
457 Komentar
-
413 Komentar
-
367 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

