KY: Mafia Peradilan Terjadi di Semua Provinsi
Selasa, 01/12/2009 20:39 WIB
Jakarta -
Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas menyatakan mafia peradilan telah menjamur di seluruh lapisan masyarakat. Kasus praktek mafia peradilan bahkan merata teridentifikasi di seluruh provinsi Indonesia.
"Mafia peradilan tidak berjalan sendiri pasti ada aktor lain. Itu terjadi di semua provinsi," kata Busyro di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (1/12/2009).
Menurut Busyro, kesimpulan tersebut diperoleh dari laporan pengaduan yang diterima KY selama ini. Sebanyak 6.555 kasus yang dilaporkan, semua kasus merata terjadi di setiap provinsi di Indonesia.
"Dari 6.555 kasus yang dilaporkan KY belum sampai pada finalisasi mana yang banyak terjadi di daerah tertentu. Mafia peradilan sampai di mana paling banyak belum teridentifikasi. Namun terjadi pada semua tingkatan peradilan," jelasnya.
Busyro menerangkan, dari hasil jejaring KY di 33 provinsi mencatat ada 968 putusan hakim yang dinilai bermasalah. Data tersebut diperoleh dari laporan masyarakat yang masuk ke KY selama tahun 2009.
"Itu menarik karena dilaporkan mewakili 33 propinsi walau belum tentu benar," imbuhnya.
Menurut KY, indikasi mafia peradilan tidak hanya terjadi pada kasus hukum tersebut dihentikan atau tidak. Namun, jika diteliti lebih lanjut modus mafia peradilan dengan mempengaruhi putusan hakim cukup banyak terjadi.
"Ada juga melalui pertimbangan hakim yang cenderung membebaskan atau mengurangi hukuman," terangnya.
Sejak era Bagir Manan (mantan Ketua Mahkamah Agung) KY telah merekomendasikan 28 hakim untuk disidang. Namun tidak ada satu pun yang direspon.
Sementara pada era Harifin A Tumpa (Ketua MA saat ini), Busyro menilai lebih terbuka dan responsif. Dari 2 yang direkomendasikan MA telah memberhentikan satu hakim.
"Mungkin tidak lama yang satu lagi kita akan sidang bersama Majelis Kehormatan Hakim," pungkasnya.
(ape/lrn)
"Mafia peradilan tidak berjalan sendiri pasti ada aktor lain. Itu terjadi di semua provinsi," kata Busyro di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (1/12/2009).
Menurut Busyro, kesimpulan tersebut diperoleh dari laporan pengaduan yang diterima KY selama ini. Sebanyak 6.555 kasus yang dilaporkan, semua kasus merata terjadi di setiap provinsi di Indonesia.
"Dari 6.555 kasus yang dilaporkan KY belum sampai pada finalisasi mana yang banyak terjadi di daerah tertentu. Mafia peradilan sampai di mana paling banyak belum teridentifikasi. Namun terjadi pada semua tingkatan peradilan," jelasnya.
Busyro menerangkan, dari hasil jejaring KY di 33 provinsi mencatat ada 968 putusan hakim yang dinilai bermasalah. Data tersebut diperoleh dari laporan masyarakat yang masuk ke KY selama tahun 2009.
"Itu menarik karena dilaporkan mewakili 33 propinsi walau belum tentu benar," imbuhnya.
Menurut KY, indikasi mafia peradilan tidak hanya terjadi pada kasus hukum tersebut dihentikan atau tidak. Namun, jika diteliti lebih lanjut modus mafia peradilan dengan mempengaruhi putusan hakim cukup banyak terjadi.
"Ada juga melalui pertimbangan hakim yang cenderung membebaskan atau mengurangi hukuman," terangnya.
Sejak era Bagir Manan (mantan Ketua Mahkamah Agung) KY telah merekomendasikan 28 hakim untuk disidang. Namun tidak ada satu pun yang direspon.
Sementara pada era Harifin A Tumpa (Ketua MA saat ini), Busyro menilai lebih terbuka dan responsif. Dari 2 yang direkomendasikan MA telah memberhentikan satu hakim.
"Mungkin tidak lama yang satu lagi kita akan sidang bersama Majelis Kehormatan Hakim," pungkasnya.
(ape/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
431 Komentar
-
373 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

