Kamis, 03/12/2009 13:23 WIB
Insiden di Bandara Ngurah Rai
Asap di Mesin Kiri Batavia Air Berasal dari Sisa Bahan Bakar
Gede Suardana - detikNews
ilustrasi
Denpasar -
Asap yang keluar dari mesin sebelah kiri Batavia Air di Bandara Ngurah Rai tidak berbahaya. Asap tersebut berasal dari bahan bakar sisa penerbangan sebelumnya. Hal ini biasa terjadi pada mesin pesawat.
Hal tersebut diungkapkan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Heru Legowo, dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (3/12/2009). Hadir pula dalam kesempatan itu perwakilan dari maskapai Batavia Air.
"Asap yang dilihat penumpang sebenarnya dikarenakan adanya sisa fuel dari penerbangan sebelumnya yang belum terbuang. Pilot Batavia menjelaskan hal itu wajar terjadi. Dan asap akan hilang jika mesin sudah hidup," ujar Heru.
Namun, sambung Heru, penumpang yang melihat asap itu keburu panik dan berteriak ada api. Akibatnya, sejumlah penumpang kemudian memaksa membuka pintu darurat di sebelah kiri tengah badan pesawat.
"Akibatnya 3 penumpang cidera dan dilarikan ke RS Sanglah. Sedangkan 6 penumpang lainnya dibawa ke RS Graha Asih," tutur Heru.
Menurut Heru, kondisi para penumpang yang dilarikan ke RS Graha Asih sudah membaik. Sedangkan kondisi ketiga korban yang dibawa ke RS Sanglah, Heru mengaku belum mengetau secara pasti.
"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dokter," ujarnya.
Heru menjelaskan, peristiwa itu berawal saat pesawat dengan nomor penerbangan BTV 701 D itu hendak terbang ke Surabaya. Saat pilot memulai menghidupkan mesin, perangkat mesin APU (Auxiliary power unit) tidak kuat. Pilot akhirnya memutuskan untuk membatalkan menghidupkan mesin.
Pihak Batavia Air kemudian mendatangkan peralatan Ground Power Unit (GPU) dan GTC (gas turbine compressor) untuk membantu menghidupkan mesin pesawat itu. Pilot kemudian menghidupkan mesin nomor 2 dan berjalan baik.
"Saat itulah salah satu penumpang melihat ada asap keluar dari mesin no 1 karena adanya sisa fuel tadi," terang Heru.
(gds/djo)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).