
Polwil Surakarta Gagalkan Peredaran Sabu Seharga Rp 300 juta
Kamis, 03/12/2009 13:32 WIB
ilustrasi
Solo -
Polwil Surakarta menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jumlah besar. Dari tangan seorang bandar sabu asal Jakarta, polisi mendapatkan 277,7 gram sabu yang akan diedarkan di daerah tersebut. Di pasaran sabu sejumlah itu bisa terjual hingga di atas Rp 300 juta.
Kasubagreskrim Polwil Surakarta, AKP Eddhie Sulistyo, mengatakan terbongkarnya jaringan tersebut diawali dengan penangkapan Agung Widodo. Warga Banyudono, Boyolali, tersebut, ditangkap pada 25 Nopember lalu dan tertangkap tangan menyimpan dan menggunakan sabu.
Kepada petugas, Agung mengaku mendapatkan sabu itu dari seorang warga Jakarta bernama Maulana Ali alias Nana Erwin. Polisi lalu menangkap Maulana di tempat tinggalnya di Semanggi, Solo.
Di rumah yang ditinggali Maulana tersebut, polisi mendapati enam bungkus sabu seberat 277,7 gram. Menurut pengakuan lelaki 29 tahun itu, dia menjual sabu tersebut Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta tiap gramnya.
"Dia mendapatkan barang tersebut dengan model jaringan putus. Namun kami masih memperdalam informasi yang telah kamiu dapatkan untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Informasi yang kami terima, dia memegang jaringan penjualan narkoba jenis sabu di Solo dan sekitarnya," ujar Eddhie.
Saat ini keduanya masih ditahan di Polwil Surakarta. Demikian pula barang bukti sabu miliki Maulana. Tak ketinggalan sebuah mobil jenis APV milik Maulana yang diakuinya dibeli dari keuntungan pengedaran sabu.
(mbr/djo)
Kasubagreskrim Polwil Surakarta, AKP Eddhie Sulistyo, mengatakan terbongkarnya jaringan tersebut diawali dengan penangkapan Agung Widodo. Warga Banyudono, Boyolali, tersebut, ditangkap pada 25 Nopember lalu dan tertangkap tangan menyimpan dan menggunakan sabu.
Kepada petugas, Agung mengaku mendapatkan sabu itu dari seorang warga Jakarta bernama Maulana Ali alias Nana Erwin. Polisi lalu menangkap Maulana di tempat tinggalnya di Semanggi, Solo.
Di rumah yang ditinggali Maulana tersebut, polisi mendapati enam bungkus sabu seberat 277,7 gram. Menurut pengakuan lelaki 29 tahun itu, dia menjual sabu tersebut Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta tiap gramnya.
"Dia mendapatkan barang tersebut dengan model jaringan putus. Namun kami masih memperdalam informasi yang telah kamiu dapatkan untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Informasi yang kami terima, dia memegang jaringan penjualan narkoba jenis sabu di Solo dan sekitarnya," ujar Eddhie.
Saat ini keduanya masih ditahan di Polwil Surakarta. Demikian pula barang bukti sabu miliki Maulana. Tak ketinggalan sebuah mobil jenis APV milik Maulana yang diakuinya dibeli dari keuntungan pengedaran sabu.
(mbr/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
613 Komentar
-
505 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

