Kejaksaan Cari Kaitan Century dengan Antaboga
Jumat, 04/12/2009 14:15 WIB
Jakarta -
Fokus pemeriksaan terhadap Robert Tantular kali ini mencari kaitan antara kasus Bank Century dengan kasus Antaboga Delta Sekuritas. Meski ikut menjual produk Antaboga, Century mengaku tidak bertanggung jawab atas hilangnya dana nasabah.
"Mengapa dana nasabah itu bisa hilang? Mengapa produk Antaboga dikaitkan ke Century? Sangkutan soal itulah," ujar Jampidus Marwan Effendi di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jl Sultan Agung, Jakarta, Jumat (4/12/2009).
Para nasabah Antaboga menuding Bank Century harus bertanggung jawab sebab telah menjual produk investasi yang telah melenyapkan Rp 250 milyar dana mereka. Tapi pihak Bank Century menolak bertanggung jawab dan bersikeras tidak punya kaitan dengan perusahaan sekuritas tersebut.
"Mana yang benar, ini akan kita lihat," ujar Marwan.
Tekanan dari serangkaian pertanyaan yang diajukan jaksa ke Robert Tantular adalah mengapa bisa terjadi keruwetan ini. Siapa yang punya inisiatif dan selaku pemegang 7 persen saham Bank Century, berapa hasil yang Robert terima.
"Jangan lempar batu sembunyi tangan," sambung Marwan.
Robert Tantular diperiksa di gedung Jampidsus dalam kapasitas saksi kasus penggelapan dana bailout Bank Century dengan tersangka Hesyam dan Rafad Ali Rivsi. Direktur Utama PT Century Mega Investindo tersebut telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar/subsider lima bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam kasus pencucian uang.
"Karena Robert sudah dikenai instrumen pidana perbankan, jadi kita tidak bisa jerat dia dengan UU Korupsi," jelas Marwan.
(lh/nrl)
"Mengapa dana nasabah itu bisa hilang? Mengapa produk Antaboga dikaitkan ke Century? Sangkutan soal itulah," ujar Jampidus Marwan Effendi di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jl Sultan Agung, Jakarta, Jumat (4/12/2009).
Para nasabah Antaboga menuding Bank Century harus bertanggung jawab sebab telah menjual produk investasi yang telah melenyapkan Rp 250 milyar dana mereka. Tapi pihak Bank Century menolak bertanggung jawab dan bersikeras tidak punya kaitan dengan perusahaan sekuritas tersebut.
"Mana yang benar, ini akan kita lihat," ujar Marwan.
Tekanan dari serangkaian pertanyaan yang diajukan jaksa ke Robert Tantular adalah mengapa bisa terjadi keruwetan ini. Siapa yang punya inisiatif dan selaku pemegang 7 persen saham Bank Century, berapa hasil yang Robert terima.
"Jangan lempar batu sembunyi tangan," sambung Marwan.
Robert Tantular diperiksa di gedung Jampidsus dalam kapasitas saksi kasus penggelapan dana bailout Bank Century dengan tersangka Hesyam dan Rafad Ali Rivsi. Direktur Utama PT Century Mega Investindo tersebut telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar/subsider lima bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam kasus pencucian uang.
"Karena Robert sudah dikenai instrumen pidana perbankan, jadi kita tidak bisa jerat dia dengan UU Korupsi," jelas Marwan.
(lh/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
440 Komentar
-
380 Komentar
-
349 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

