Helmy Faisal Jadi Menteri, PKB Terancam Terbelah Lagi
Jumat, 04/12/2009 14:25 WIB
Jakarta -
Mungkin benar plesetan orang-orang selama ini. PKB yang seharusnya akronim dari Partai Kebangkitan Bangsa diplesetkan menjadi Partai Konflik Berkelanjutan. Sebab, baru saja selesai konflik dengan kubu Gus Dur menjelang pemilu legislatif 2009 pada April lalu, PKB sudah terancam terpecah lagi.
Padahal konflik dengan Gus Dur telah menjadikan partai yang selalu menempati urutan ke 3 dalam setiap pemilu seusai reformasi itu melorot menjadi urutan ke 7 pada Pemilu 2009. Jika konflik tahap ke sekian kali ini tidak segera dicarikan solusinya, bukan tidak mungkin partai ini akan memperoleh separoh dari perolehannya sekarang ini atau bahkan hilang dari peta perpolitikan nasional.
Kabar yang diterima wartawan menyatakan bahwa penyebab perpecahan PKB jilid ke sekian kali ini adalah terpilihnya Helmy Faisal sebagai Menteri PDT. Pemilihan Helmy berbuntut protes dari internal. Alasannya, masuk akal: Helmy hanyalah wakil sekjen DPP PKB. Sementara masih banyak lagi kader-kader senior lain yang memiliki posisi lebih tinggi malah tidak terpilih.
"Kami sedih karena harus begini (konflik) lagi. Padahal kami ingin semuanya ditata kembali. Tapi apa daya, itu maunya para pimpinan-pimpinan," kata sumber detikcom di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (4/12/2009).
Menurut sumber itu, terpilihnya Helmy Faisal sebagai menteri menjadikan hubungan Lukman Edy dengan Muhaimin menjadi renggang. Apalagi ada kecurigaan bahwa terpilihnya Helmy karena di-back up total oleh sang ketua umum, Muhaimin Iskandar.
"Sebagai Sekjen dan sekaligus mantan menteri, Mas Lukman merasa ada yang kurang fair dalam terpilihnya Helmy. Sepertinya ini yang menjadi bibit baru konflik dan perpecahan PKB jilid ke sekian kali," imbuhnya.
Akibat perpecahan ini, dikabarkan jajaran dewan syuro DPP PKB juga ikut terimbas. Rencananya, Sabtu (5/12/2009) seluruh jajaran dewan syuro DPW akan menggelar pertemuan silaturahmi yang dipimpin KH Aziz Mansyur di Hotel Bintang di kawasan Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat.
Sementara, hari ini, Jumat (4/12) Pengurus DPP PKB mengundang jajaran dewan tanfidz DPW PKB seluruh Indonesia untuk acara silaturahmi nasional (Silatnas). Acaranya digelar di Hotel Crowne Jakarta. Agendanya untuk melakukan konsolidasi pasca PKB diterpa isu ancaman konflik lagi.
Akankah PKB mau berbenah dan belajar dari kesalahan masa lalunya yang buram karena dipenuhi oleh catatan konflik? (gah/asy)
Padahal konflik dengan Gus Dur telah menjadikan partai yang selalu menempati urutan ke 3 dalam setiap pemilu seusai reformasi itu melorot menjadi urutan ke 7 pada Pemilu 2009. Jika konflik tahap ke sekian kali ini tidak segera dicarikan solusinya, bukan tidak mungkin partai ini akan memperoleh separoh dari perolehannya sekarang ini atau bahkan hilang dari peta perpolitikan nasional.
Kabar yang diterima wartawan menyatakan bahwa penyebab perpecahan PKB jilid ke sekian kali ini adalah terpilihnya Helmy Faisal sebagai Menteri PDT. Pemilihan Helmy berbuntut protes dari internal. Alasannya, masuk akal: Helmy hanyalah wakil sekjen DPP PKB. Sementara masih banyak lagi kader-kader senior lain yang memiliki posisi lebih tinggi malah tidak terpilih.
"Kami sedih karena harus begini (konflik) lagi. Padahal kami ingin semuanya ditata kembali. Tapi apa daya, itu maunya para pimpinan-pimpinan," kata sumber detikcom di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (4/12/2009).
Menurut sumber itu, terpilihnya Helmy Faisal sebagai menteri menjadikan hubungan Lukman Edy dengan Muhaimin menjadi renggang. Apalagi ada kecurigaan bahwa terpilihnya Helmy karena di-back up total oleh sang ketua umum, Muhaimin Iskandar.
"Sebagai Sekjen dan sekaligus mantan menteri, Mas Lukman merasa ada yang kurang fair dalam terpilihnya Helmy. Sepertinya ini yang menjadi bibit baru konflik dan perpecahan PKB jilid ke sekian kali," imbuhnya.
Akibat perpecahan ini, dikabarkan jajaran dewan syuro DPP PKB juga ikut terimbas. Rencananya, Sabtu (5/12/2009) seluruh jajaran dewan syuro DPW akan menggelar pertemuan silaturahmi yang dipimpin KH Aziz Mansyur di Hotel Bintang di kawasan Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat.
Sementara, hari ini, Jumat (4/12) Pengurus DPP PKB mengundang jajaran dewan tanfidz DPW PKB seluruh Indonesia untuk acara silaturahmi nasional (Silatnas). Acaranya digelar di Hotel Crowne Jakarta. Agendanya untuk melakukan konsolidasi pasca PKB diterpa isu ancaman konflik lagi.
Akankah PKB mau berbenah dan belajar dari kesalahan masa lalunya yang buram karena dipenuhi oleh catatan konflik? (gah/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

