101 Orang Tewas di Kafe Rusia
Penyebab Kebakaran Kembang Api!
Sabtu, 05/12/2009 11:10 WIB
Reuters
Moskow -
Lebih dari 100 orang tewas dalam kebakaran hebat di sebuah kafe di Kota Perm, Rusia. Penyebab kebakaran itu adalah kembang api!
"Kecelakaan ini dikarenakan pelanggaran instruksi saat melemparkan kembang api," kata seorang pejabat setempat, Vladimir Markin seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/12/2009).
Menurut pejabat-pejabat bagian emergensi, kembang api yang digunakan di kafe itu seharusnya ditujukan untuk dilemparkan di ruang terbuka dan dilarang untuk digunakan di ruangan tertutup.
"Ada kembang api yang dilemparkan di lokasi, dan salah satu mengenai plafon plastik, hingga menimbulkan ledakan. Orang-orang panik dan tewas terbakar serta keracunan gas," kata menteri keamanan publik wilayah Perm, Igor Orlov.
Musibah ini terjadi ketika lebih dari 200 orang, kebanyakan pekerja kafe dan keluarga mereka sedang berpesta di tempat itu. Mereka merayakan ulang tahun ke-8 bar tersebut.
Sumber kepolisian mengatakan kepada media RIA Novosti, kebanyakan korban tewas karena keracunan karbon monoksida. Otoritas menolak kemungkinan ledakan tersebut akibat serangan teroris. Sebab tidak ditemukan sisa-sisa bahan peledak ataupun petunjuk lain yang mendukung teori tersebut.
Namun menurut sumber kepolisian, tidak bisa disangkal kemungkinan adanya niat kriminal di balik musibah ini. Pemerintah Rusia telah membentuk sebuah komite untuk menyelidiki tragedi ini.
(ita/ita)
"Kecelakaan ini dikarenakan pelanggaran instruksi saat melemparkan kembang api," kata seorang pejabat setempat, Vladimir Markin seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/12/2009).
Menurut pejabat-pejabat bagian emergensi, kembang api yang digunakan di kafe itu seharusnya ditujukan untuk dilemparkan di ruang terbuka dan dilarang untuk digunakan di ruangan tertutup.
"Ada kembang api yang dilemparkan di lokasi, dan salah satu mengenai plafon plastik, hingga menimbulkan ledakan. Orang-orang panik dan tewas terbakar serta keracunan gas," kata menteri keamanan publik wilayah Perm, Igor Orlov.
Musibah ini terjadi ketika lebih dari 200 orang, kebanyakan pekerja kafe dan keluarga mereka sedang berpesta di tempat itu. Mereka merayakan ulang tahun ke-8 bar tersebut.
Sumber kepolisian mengatakan kepada media RIA Novosti, kebanyakan korban tewas karena keracunan karbon monoksida. Otoritas menolak kemungkinan ledakan tersebut akibat serangan teroris. Sebab tidak ditemukan sisa-sisa bahan peledak ataupun petunjuk lain yang mendukung teori tersebut.
Namun menurut sumber kepolisian, tidak bisa disangkal kemungkinan adanya niat kriminal di balik musibah ini. Pemerintah Rusia telah membentuk sebuah komite untuk menyelidiki tragedi ini.
(ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
436 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

