Koin Rp 50-Rp 500 Untuk Prita
Sabtu, 05/12/2009 14:13 WIB
Jakarta -
Simpati terhadap terdakwa pencemaran nama baik RS Omni, Prita Mulyasari terus mengalir. Gerakan "Koin Peduli Prita" mengajak masyarakat khususnya para pengguna internet mengumpulkan uang koin untuk disumbangkan kepada Prita yang harus membayar denda bernilai Rp 204 juta.
"Anggota tahu tentang kasus Prita harus membayar denda. Anggota bersuara apa yang bisa dilakukan, dipikir-pikir yang paling simpel adalah pengumpulan koin," kata koordinator gerakan tersebut Ade Novita, di rumahnya yang dijadikan Pos Koin Peduli Sehat di Jl Taman Margasatwa, Jakarta, Sabtu (5/12/2009).
Menurut Ade, rasa khawatir juga timbul dari para anggota milis kesehatan yang diikutinya. Mereka khawatir apa yang terjadi pada Prita juga akan menimpa para anggota milis.
"Kalau ada kasus ini kan kita jadi takut curhat soal kesehatan di milis," imbuhnya.
Pengumpulan koin yang dimulai pada hari ini pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sudah ada 19 nama yang menyumbang baik perusahaan maupun pribadi. Uang yang disumbangkan bervariasi mulai dari pecahan Rp 50 hingga Rp 500 .
"Yang paling banyak ada satu orang memberi 50 koin Rp 500," kata Ade.
Untuk menyumbangkan koin, Ade sudah menyiapkan sebuah sebuah kotak kardus bertuliskan "Koin Peduli Prita". Ade menjelaskan rentang waktu pengumpulan koin itu tidak terbatas hingga kapan.
"Kita lihat perkembangnnya, kan Ibu Prita masih menjalani kasasi," pungkasnya.
Sementara salah satu penyumbang Wibie dari pemilik salah satu warnet mengaku simpati kepada kasus yang menimpa Prita Mulyasari. Dirinya juga mengkhawatirkan jika terkena kasus yang sama dengan Prita.
"Saya sumbang 30 ribu dari teman-teman warnet. Teman-teman simpati karena pengguna internet sekarang jadi terhalang karena Undang-Undang ITE takut curhat," kata Wibie.
Senada dengan Wibie, Reza yang juga menyumbang untuk Prita mengatakan dirinya simpati karena dari awal mengikuti kasus yang berjalan di Pengadilan Negeri Tangerang tersebut. Dirinya yang juga blogger khawatir terkena kasus seperti yang menimpa Prita.
"Besok siapa tahu kita yang kena diblok sama UU ITE," tuturnya. (mpr/gah)
"Anggota tahu tentang kasus Prita harus membayar denda. Anggota bersuara apa yang bisa dilakukan, dipikir-pikir yang paling simpel adalah pengumpulan koin," kata koordinator gerakan tersebut Ade Novita, di rumahnya yang dijadikan Pos Koin Peduli Sehat di Jl Taman Margasatwa, Jakarta, Sabtu (5/12/2009).
Menurut Ade, rasa khawatir juga timbul dari para anggota milis kesehatan yang diikutinya. Mereka khawatir apa yang terjadi pada Prita juga akan menimpa para anggota milis.
"Kalau ada kasus ini kan kita jadi takut curhat soal kesehatan di milis," imbuhnya.
Pengumpulan koin yang dimulai pada hari ini pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sudah ada 19 nama yang menyumbang baik perusahaan maupun pribadi. Uang yang disumbangkan bervariasi mulai dari pecahan Rp 50 hingga Rp 500 .
"Yang paling banyak ada satu orang memberi 50 koin Rp 500," kata Ade.
Untuk menyumbangkan koin, Ade sudah menyiapkan sebuah sebuah kotak kardus bertuliskan "Koin Peduli Prita". Ade menjelaskan rentang waktu pengumpulan koin itu tidak terbatas hingga kapan.
"Kita lihat perkembangnnya, kan Ibu Prita masih menjalani kasasi," pungkasnya.
Sementara salah satu penyumbang Wibie dari pemilik salah satu warnet mengaku simpati kepada kasus yang menimpa Prita Mulyasari. Dirinya juga mengkhawatirkan jika terkena kasus yang sama dengan Prita.
"Saya sumbang 30 ribu dari teman-teman warnet. Teman-teman simpati karena pengguna internet sekarang jadi terhalang karena Undang-Undang ITE takut curhat," kata Wibie.
Senada dengan Wibie, Reza yang juga menyumbang untuk Prita mengatakan dirinya simpati karena dari awal mengikuti kasus yang berjalan di Pengadilan Negeri Tangerang tersebut. Dirinya yang juga blogger khawatir terkena kasus seperti yang menimpa Prita.
"Besok siapa tahu kita yang kena diblok sama UU ITE," tuturnya. (mpr/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

