Pemerintah Harus Berdialog dan Rangkul Masyarakat Papua
Senin, 07/12/2009 22:05 WIB
Jakarta -
Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim meminta agar pemerintah dapat menyelesaikan kasus yang terjadi di Papua secara lebih bijak. Cara-cara represif dinilai tidak efektif untuk menyelesaikan masalah.
"Kasus Papua itu mestinya harus dilihat dalam perspektif lebih luas, sehingga pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan politik dengan berdialog," kata Ifdhal di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (7/12/2009). Hal itu dikatakan Ifdhal usai mengumumkan penghargaan yap thiam tien.
Menurut Ifdal, sampai saat ini pemerintah belum berusaha untuk berdialog dengan warga Papua untuk selesaikan masalah. Penegakan hukum lebih dikedepankan sehingga warga Papua merasa aspirasi mereka belum tertampung.
"Pemerintah masih mendua. Mereka yang melakukan gerakan pengibaran bendera meneriakan kata-kata merdeka langsung ditangani secara represif karena dianggap melawan hukum pidana," kata Ifdal.
Tiap 2 Desember kata Ifdal, warga akan memperingati Papua merdeka. Aparat akan langsung menangkap lalu mereka di bawa ke pengadilan dan dijatuhi hukuman. "Mereka ditangkap, diadili dan dituduh melakukan perbuatan makar. Itu tidak selesaikan apa-apa," tegasnya.
(did/rdf)
"Kasus Papua itu mestinya harus dilihat dalam perspektif lebih luas, sehingga pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan politik dengan berdialog," kata Ifdhal di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (7/12/2009). Hal itu dikatakan Ifdhal usai mengumumkan penghargaan yap thiam tien.
Menurut Ifdal, sampai saat ini pemerintah belum berusaha untuk berdialog dengan warga Papua untuk selesaikan masalah. Penegakan hukum lebih dikedepankan sehingga warga Papua merasa aspirasi mereka belum tertampung.
"Pemerintah masih mendua. Mereka yang melakukan gerakan pengibaran bendera meneriakan kata-kata merdeka langsung ditangani secara represif karena dianggap melawan hukum pidana," kata Ifdal.
Tiap 2 Desember kata Ifdal, warga akan memperingati Papua merdeka. Aparat akan langsung menangkap lalu mereka di bawa ke pengadilan dan dijatuhi hukuman. "Mereka ditangkap, diadili dan dituduh melakukan perbuatan makar. Itu tidak selesaikan apa-apa," tegasnya.
(did/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:40 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
373 Komentar
-
274 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

