Aksi 9 Desember

Demo Anti Korupsi Juga Siap 'Meriahkan' Palembang

Taufik Wijaya - detikNews
Selasa, 08/12/2009 13:23 WIB
ilustrasi
Palembang - GERAK (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) juga akan melakukan aksi di Palembang pada Hari Anti Korupsi Dunia, Rabu (09/12/2009) besok. Selain mengusung tuntutan penuntasan kasus korupsi Bank Century, mereka juga menuntut penuntasan dugaan 18 kasus korupsi di Sumatera Selatan.

"Kita tidak menunjuk kasus korupsi di Sumsel, cuma kita mendesak agar 18 kasus yang disebut KPK harus segera diberantas dan ditindak. Terutama setelah Bibit dan Chandra kembali kerja di KPK," kata Tarech Rasyid, aktivis GERAK, di Palembang, Selasa (08/12/2009).

Beberapa waktu lalu, dalam sebuah diskusi dengan kalangan jurnalis, KPK memang menjelaskan akan mengusut 18 kasus dugaan korupsi di Sumsel, selain meneruskan penelusuran dugaan korupsi lainnya di proyek Pelabuhan Tanjung Api-Api, kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pernyataan senada dikatakan Direktur Walhi Sumsel Anwar Sadat, "Kita hanya minta KPK untuk menyelesaikan kasus-kasus dugaan korupsi di Sumsel. KPK kan sudah menyebut adanya dugaan 18 kasus dugaan korupsi di Sumsel yang tengah mereka selidiki," kata Sadat.

Sementara mengenai isu adanya keterkaitan dengan gerakan politik untuk mendorong kejatuhan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Tarech menjelaskan aksi mereka tidak terkait dengan isu politik.

"Tetapi lebih mengedepankan isu moralitas. Sebab keberengsekan di semua sektor pemerintahan akarnya adalah moralitas. Moralitas ini adalah hal yang fundamental dalam filsafat Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Moralitas ini yang sudah luntur dalam kehidupan bernegara," katanya.

Jadi, jelas Tarech, GERAK Sumsel merupakan gerakan moral. Dan ada tiga tuntutan yang akan disampaikan pada aksi besok, yakni DPR RI harus aktif menuntaskan kasus Bank Century, DPR RI dan KPK harus menuntaskan kasus-kasus korupsi lainnya, serta penuntasan kasus korupsi di Sumatera Selatan.

Menurut rencana, aksi Gerak di Palembang akan dimulai pukul 10.00 di Bundaran Air Mancur Palembang, kemudian bergerak ke kantor Gubernur Sumsel, dan berakhir di kantor DPRD Sumsel.

GERAK di Palembang merupakan aliansi aktivis LSM seperti dari Walhi Sumsel, Yayasan Puspa Indonesia, LBH Palembang, GMNI, FORAK, serta mahasiswa dari Dema Universitas IBA, BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang, BEM Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang, serta elemen LSM dan mahasiswa lainnya



(tw/djo)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini