MA: RPP Penyadapan Malah Lancarkan Pemberantasan Korupsi
Selasa, 08/12/2009 16:37 WIB
Jakarta -
Mahkamah Agung (MA) tidak sependapat jika pembentukan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dianggap sebagai upaya menghambat pemberantasan korupsi. MA menilai RPP penyadapan malah akan melancarkan pemberantasan korupsi
"Dari sisi mana menghambat? Malah melancarkan. Kalau diizinkan malah lebih cepat dalam proses penyidikan," kata Juru Bicara MA Hatta Ali saat ditemui di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2009).
Hatta membantah jika prosedur izin penyadapan melalui pengadilan malah akan membuat proses berbelit-belit. Menurutnya semua akan berjalan lancar selama mekanisme diatur denagn baik. Untuk mekanisme, lanjut Hatta, prosedur izin tidak hanya pemberitahuan saja. "Saya kira diberitahu nama dan alasan tentunya," jelasnya.
Apabila diberi kepercayaan, MA mengaku siap melaksanakan amanah sebagai lembaga pemberi izin penyadapan. Namun, MA tidak ingin ikut campur dalam pembahasan RPP tersebut.
"Kami harus terima amanah kalau itu dipercayakan, tapi kami tidak mau mengintervensi dengan mengatakan berilah kepada kami. Saya tidak pernah mengatakan berilah itu kepada pengadilan. Kalau itu sudah disepakati oleh pemerintah dan legislatif untuk memberikan izin penyadapan dan kita tidak bisa menolak," imbuh Hatta.
Hatta mengakui masih banyaknya pihak yang meragukan integritas hakim-hakim MA. Hal tersebut dinilai wajar karena MA masih terus berupaya untuk menertibkan jajarannya.
Bagaimana kalau pegawai pengadilan yang disadap Pak? "Ya, ini kan bersifat rahasia, ketua pengadilan harus bisa menjaga rahasia itu. Soal izin nanti ke mana itu tergantung mekanisme apakah di PN atau PT," pungkasnya.
(ape/iy)
"Dari sisi mana menghambat? Malah melancarkan. Kalau diizinkan malah lebih cepat dalam proses penyidikan," kata Juru Bicara MA Hatta Ali saat ditemui di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2009).
Hatta membantah jika prosedur izin penyadapan melalui pengadilan malah akan membuat proses berbelit-belit. Menurutnya semua akan berjalan lancar selama mekanisme diatur denagn baik. Untuk mekanisme, lanjut Hatta, prosedur izin tidak hanya pemberitahuan saja. "Saya kira diberitahu nama dan alasan tentunya," jelasnya.
Apabila diberi kepercayaan, MA mengaku siap melaksanakan amanah sebagai lembaga pemberi izin penyadapan. Namun, MA tidak ingin ikut campur dalam pembahasan RPP tersebut.
"Kami harus terima amanah kalau itu dipercayakan, tapi kami tidak mau mengintervensi dengan mengatakan berilah kepada kami. Saya tidak pernah mengatakan berilah itu kepada pengadilan. Kalau itu sudah disepakati oleh pemerintah dan legislatif untuk memberikan izin penyadapan dan kita tidak bisa menolak," imbuh Hatta.
Hatta mengakui masih banyaknya pihak yang meragukan integritas hakim-hakim MA. Hal tersebut dinilai wajar karena MA masih terus berupaya untuk menertibkan jajarannya.
Bagaimana kalau pegawai pengadilan yang disadap Pak? "Ya, ini kan bersifat rahasia, ketua pengadilan harus bisa menjaga rahasia itu. Soal izin nanti ke mana itu tergantung mekanisme apakah di PN atau PT," pungkasnya.
(ape/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
436 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

