
Kisah Pilu Mantan TKI Asal Lombok yang Menggaet Perempuan Malaysia
Kamis, 10/12/2009 08:02 WIB
New Straits Times
Kuala Lumpur -
Banyak kisah TKI di Malaysia, baik kisah yang menyenangkan, maupun kisah yang menyedihkan. Ada juga TKI yang berhasil menggaet gadis Malaysia. Inilah yang dialami Mahrudin Ahmad dan Norzuliyani.
Kisah ini diberitakan oleh harian berbahasa Inggris di Malaysia, New Straits Times, Rabu (9/12/2009). Diberitakan, kisah asmara ini cukup memilukan, karena dengan ikut suaminya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, Norzuliyani tidak bertemu ayah-ibunya selama 12 tahun.
Pada umur 17 tahun, Norzuliyani yang saat itu tinggal bersama ayah-ibunya di Jerteh, mulai jatuh cinta dengan Mahrudin. Saat itu Mahrudin bekerja di sebuah perusahaan di daerah itu.
Karena cintanya terhadap sang pacar, Norzuliyani akhirnya kabur bersama Mahrudin ke Lombok saat Mahrudin pulang kampung. Keduanya, lantas hidup bersama dan menikah. Kini, buah cintanya dengan Mahrudin, Norzuliyani (saat ini 29 tahun), sudah memiliki tiga anak: Firman Anadi (11), Hendri Febrian (8), dan Intan Anatasya (4).
Hidup di Lombok, sungguh di luar bayangan Norzuliyani. Dia yang sebelumnya hidup berkecukupan di Malaysia, mau tak mau hidup serba kekurangan di Lombok. Suaminya hanya bekerja sebagai sopir dan hanya berpendapatan RM 200 (sekitar Rp 600 ribu).
"Sedangkan saya harus berada di rumah dan menjaga anak-anak kami," kata Norzuliyani.
Norzuliyani juga bercerita selama di Lombok hidup di sebuah rumah kayu. "Kami hidup di sebuah rumah kayu dengan anggota keluarga suami saya. Kami bersama 10 orang di dalam satu rumah," kata dia.
Nor juga mengaku makan seadanya. Seringkali dia dan keluarganya tiga kali makan dengan hanya makan nasi dan garam, tanpa lauk pauk.
Selama memutuskan hidup di Lombok bersama sang suami, Nor tidak pernah pulang ke Malaysia. Selama 12 tahun, dia tidak bertemu kedua orangtuanya. Selama di Lombok, dia juga merasakan menikmati hari Idul Fitri yang sangat berbeda saat hidup di Malaysia.
Dan Selasa (8/12/2009) lalu, Nor baru bertemu ayah-ibunya setelah berpisah 12 tahun. Adalah Komunitas Pemuda UMNO yang memiliki inisiatif untuk membawa pulang Nor ke Malaysia bertemu kedua orangtuanya dan bisa hidup lebih baik.
Sebelumnya pada Minggu (6/12/2009) lalu, perwakilan pemuda UMNO datang ke Indonesia dan menyampaikan niat ini. Norzuliyani setuju pulang ke Malaysia bersama tiga anaknya. Lantas Pemuda UMNO mengurus administrasinya. Kedubes Malaysia di Jakarta kemudian mengeluarkan sertifikat darurat untuk mengizinkan Nor dan tiga anaknya kembali ke Malaysia.
Namun, Mahrudin tetap tinggal di Lombok dan merelakan istri dan ketiga anaknya ke Malaysia. Mahrudin merelakan dengan dalih agar istri dan ketiga anaknya mendapat penghidupan yang lebih baik.
Saat mempertemukan Nor dengan dua orangtuanya, perwakilan Pemuda UMNO berharap kisah ini menjadi pelajaran berharga. "Mereka harus berpikir dua kali sebelum kabur dengan pacar dari negara asing," kata dia.
(asy/nrl)
Kisah ini diberitakan oleh harian berbahasa Inggris di Malaysia, New Straits Times, Rabu (9/12/2009). Diberitakan, kisah asmara ini cukup memilukan, karena dengan ikut suaminya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, Norzuliyani tidak bertemu ayah-ibunya selama 12 tahun.
Pada umur 17 tahun, Norzuliyani yang saat itu tinggal bersama ayah-ibunya di Jerteh, mulai jatuh cinta dengan Mahrudin. Saat itu Mahrudin bekerja di sebuah perusahaan di daerah itu.
Karena cintanya terhadap sang pacar, Norzuliyani akhirnya kabur bersama Mahrudin ke Lombok saat Mahrudin pulang kampung. Keduanya, lantas hidup bersama dan menikah. Kini, buah cintanya dengan Mahrudin, Norzuliyani (saat ini 29 tahun), sudah memiliki tiga anak: Firman Anadi (11), Hendri Febrian (8), dan Intan Anatasya (4).
Hidup di Lombok, sungguh di luar bayangan Norzuliyani. Dia yang sebelumnya hidup berkecukupan di Malaysia, mau tak mau hidup serba kekurangan di Lombok. Suaminya hanya bekerja sebagai sopir dan hanya berpendapatan RM 200 (sekitar Rp 600 ribu).
"Sedangkan saya harus berada di rumah dan menjaga anak-anak kami," kata Norzuliyani.
Norzuliyani juga bercerita selama di Lombok hidup di sebuah rumah kayu. "Kami hidup di sebuah rumah kayu dengan anggota keluarga suami saya. Kami bersama 10 orang di dalam satu rumah," kata dia.
Nor juga mengaku makan seadanya. Seringkali dia dan keluarganya tiga kali makan dengan hanya makan nasi dan garam, tanpa lauk pauk.
Selama memutuskan hidup di Lombok bersama sang suami, Nor tidak pernah pulang ke Malaysia. Selama 12 tahun, dia tidak bertemu kedua orangtuanya. Selama di Lombok, dia juga merasakan menikmati hari Idul Fitri yang sangat berbeda saat hidup di Malaysia.
Dan Selasa (8/12/2009) lalu, Nor baru bertemu ayah-ibunya setelah berpisah 12 tahun. Adalah Komunitas Pemuda UMNO yang memiliki inisiatif untuk membawa pulang Nor ke Malaysia bertemu kedua orangtuanya dan bisa hidup lebih baik.
Sebelumnya pada Minggu (6/12/2009) lalu, perwakilan pemuda UMNO datang ke Indonesia dan menyampaikan niat ini. Norzuliyani setuju pulang ke Malaysia bersama tiga anaknya. Lantas Pemuda UMNO mengurus administrasinya. Kedubes Malaysia di Jakarta kemudian mengeluarkan sertifikat darurat untuk mengizinkan Nor dan tiga anaknya kembali ke Malaysia.
Namun, Mahrudin tetap tinggal di Lombok dan merelakan istri dan ketiga anaknya ke Malaysia. Mahrudin merelakan dengan dalih agar istri dan ketiga anaknya mendapat penghidupan yang lebih baik.
Saat mempertemukan Nor dengan dua orangtuanya, perwakilan Pemuda UMNO berharap kisah ini menjadi pelajaran berharga. "Mereka harus berpikir dua kali sebelum kabur dengan pacar dari negara asing," kata dia.
(asy/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
613 Komentar
-
505 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

