Rusuh Makasar
JK Merasa Ikut Bersalah, Kampus Harusnya Tak Berdekatan
Kamis, 10/12/2009 13:39 WIB
dok detikcom
Yogyakarta -
Mantan Wakil Presiden (wapres) Jusuf Kalla merasa ikut bersalah dengan kerusuhan saat demo peringatan hari anti korupsi sedunia. Sebab dia ikut andil membangun dan membuat kampus saling berdekatan.
"Soal itu (kerusuhan) saya ikut bertanggungjawab, karena dulu saya ikut membangun kampus Unhas," ungkap Kalla saat ceramah di Kampus Universitas Islam Indonesia di Jl Kaliurang Km 14, Sleman, Kamis (10/12/2009).
Kalla menjelaskan kota Makasar berkembang dari arah selatan ke utara. Kawasan kampus seperti Universitas Hasanuddin dibangun di kawasan utara sekitar 10 kilometer dari kota Makassar.
Dalam perkembangannya, lanjut dia, beberapa kampus kemudian didirikan berdekatan dengan kawasan tersebut. Bahkan saat menjadi ketua yayasan sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar, JK juga membangun kampus swasta yang berdekatan. Tujuannya agar para dosen yang mengajar bisa dekat jaraknya, karena kampus berdekatan.
"Sekarang ini jarak 10 kilometer itu tampak dekat, kampus-kampus seperti masih berada di dalam kota saja," katanya.
Menurut dia, di kawasan Utara Makassar sudah berdiri sedikitnya 10 perguruan tinggi. Letak kampus akhirnya juga saling berdekatan dan perguruan tinggi berkumpul menjadi satu di daerah itu.
"Jadi kalau ada satu mahasiswa bakar ban, semua ikut bakar, habislah. Kalau mau bangun kampus lagi lain kali jangan kumpul jadi satu," pungkas JK mengingatkan.
(bgs/djo)
"Soal itu (kerusuhan) saya ikut bertanggungjawab, karena dulu saya ikut membangun kampus Unhas," ungkap Kalla saat ceramah di Kampus Universitas Islam Indonesia di Jl Kaliurang Km 14, Sleman, Kamis (10/12/2009).
Kalla menjelaskan kota Makasar berkembang dari arah selatan ke utara. Kawasan kampus seperti Universitas Hasanuddin dibangun di kawasan utara sekitar 10 kilometer dari kota Makassar.
Dalam perkembangannya, lanjut dia, beberapa kampus kemudian didirikan berdekatan dengan kawasan tersebut. Bahkan saat menjadi ketua yayasan sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar, JK juga membangun kampus swasta yang berdekatan. Tujuannya agar para dosen yang mengajar bisa dekat jaraknya, karena kampus berdekatan.
"Sekarang ini jarak 10 kilometer itu tampak dekat, kampus-kampus seperti masih berada di dalam kota saja," katanya.
Menurut dia, di kawasan Utara Makassar sudah berdiri sedikitnya 10 perguruan tinggi. Letak kampus akhirnya juga saling berdekatan dan perguruan tinggi berkumpul menjadi satu di daerah itu.
"Jadi kalau ada satu mahasiswa bakar ban, semua ikut bakar, habislah. Kalau mau bangun kampus lagi lain kali jangan kumpul jadi satu," pungkas JK mengingatkan.
(bgs/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 11:18 WIB
Terseret Kasus Munir, Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN Disesalkan
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

