Omni Cabut Gugatan, Koin Ratusan Juta Tetap Diserahkan ke Prita
Jumat, 11/12/2009 17:21 WIB
Jakarta -
RS Omni Internasional berencana mencabut gugatan perdata. Bila benar dicabut denda Rp 204 juta pun pupus. Lalu Bagaimana nasib koin-koin yang sudah bernilai ratusan juta yang dikumpulkan?
"Koin-koin itu sesuai niat awalnya akan diserahkan ke Prita. Setelah ke Prita terserah dia mau diserahkan kemana. Tapi informasi yang kami dapat Prita akan menggunakan untuk membantu teman-teman yang mengalami nasib yang sama, yang terkena kasus di kesehatan," jelas Enda Nasution yang juga salah seorang penggagas koin untuk Prita, melalui telepon, Jumat (11/12/2009).
Saat ini, untuk wilayah Jakarta saja koin sudah terkumpul sekitar Rp 200-an juta. Itu pun hanya dari beberapa posko antara lain, Posko Sehat Group di Pasar Minggu, Wetiga di Langsat, Kebayoran, serta penggalangan koin dari sebuah stasiun TV.
"Pengumpulan koin ditutup 14 Desember dan kita mengundang relawan untuk membantu menghitung. Karena pada 17 Desember semua penghitungan kita harapkan sudah selesai," tambahnya.
Untuk yang di daerah, lanjut Enda, pihaknya sudah meminta agar koin itu ditukar ke uang kertas dan kemudian uangnya ditransfer lewat rekening. "Itu lebih simple," tuturnya.
Poin penting yang didapat dari pengumpulan koin ini, yakni masyarakat kompak untuk membantu sesama yang tertindas.
"Tentu ini menjadi simbol perlawanan masyarakat biasa terhadap bentuk kekuasaan, perusahaan, ataupun corporasi yang besar," tutupnya.
(ndr/iy)
"Koin-koin itu sesuai niat awalnya akan diserahkan ke Prita. Setelah ke Prita terserah dia mau diserahkan kemana. Tapi informasi yang kami dapat Prita akan menggunakan untuk membantu teman-teman yang mengalami nasib yang sama, yang terkena kasus di kesehatan," jelas Enda Nasution yang juga salah seorang penggagas koin untuk Prita, melalui telepon, Jumat (11/12/2009).
Saat ini, untuk wilayah Jakarta saja koin sudah terkumpul sekitar Rp 200-an juta. Itu pun hanya dari beberapa posko antara lain, Posko Sehat Group di Pasar Minggu, Wetiga di Langsat, Kebayoran, serta penggalangan koin dari sebuah stasiun TV.
"Pengumpulan koin ditutup 14 Desember dan kita mengundang relawan untuk membantu menghitung. Karena pada 17 Desember semua penghitungan kita harapkan sudah selesai," tambahnya.
Untuk yang di daerah, lanjut Enda, pihaknya sudah meminta agar koin itu ditukar ke uang kertas dan kemudian uangnya ditransfer lewat rekening. "Itu lebih simple," tuturnya.
Poin penting yang didapat dari pengumpulan koin ini, yakni masyarakat kompak untuk membantu sesama yang tertindas.
"Tentu ini menjadi simbol perlawanan masyarakat biasa terhadap bentuk kekuasaan, perusahaan, ataupun corporasi yang besar," tutupnya.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 19:27 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:18 WIB
Polisi: 12 Tahanan Kabur Bisa Dijerat Pasal 170 KUHP
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

