Menhub Tunda ASEAN Opensky Policy Sampai Tahun Depan
Sabtu, 12/12/2009 14:38 WIB
Jakarta -
Menteri Perhubungan Freddy Numberi menunda pembebasan izin terbang se-Asia Tenggara (ASEAN Opensky Policy) di Indonesia. Kalau dipaksakan, negara justru dirugikan.
"Opensky di Asean, akan ada liberisasi penuh penerbangan. Khusus ini kita Indonesia minta pending karena belum mengadakan rapat internat," kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi dalam konferensi pers di Gedung Menhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2009).
Indonesia, menurut Menhub, harus melakukan pembenahan internal terlebih dahulu. Hal ini butuh waktu lama karena jumlah bandara tujuan di Indonesia cukup banyak.
"Singapura 1 bandara, Malaysia 6 bandara, kita 26. Jadi kalau kita buka Opensky full kita dirugikan," kata Menhub.
"Dalam bekerjasama dengan negara lain, kepentingan Indonesia harus didahulukan," imbuhnya.
Keputusan Indonesia, menurut Menhub akan ditentukan dalam rapat Menhub se Asean di Brunei Darussalam, April Tahun Depan. "At least 6 bulan atau sebelum pertemuan bulan April di Bruney kita akan tentukan sikap," jelas Menhub.
Yang perlu dilakukan saat ini, menurut Menhub, semua pihak yang berhubungan dengan dunia penerbangan harus berbenah diri. Termasuk peningkatan mutu bandara dan profesionalisme maskapai penerbangan.
"Ekspansi perjalanan Asean, karena makin banyak kota tujuan yang dibuka. Kalau maskapai kita tidak bisa memenuhi, ya, dilayani mereka, kita dirugikan," papar Menhub.
"Para operator di dunia penerbangan supaya melihat oportunity, tantangan bagi perusahaan kita sendiri bagaimana melaksanakan dengan baik supaya kita bisa untung," imbuhnya.
(van/irw)
"Opensky di Asean, akan ada liberisasi penuh penerbangan. Khusus ini kita Indonesia minta pending karena belum mengadakan rapat internat," kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi dalam konferensi pers di Gedung Menhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2009).
Indonesia, menurut Menhub, harus melakukan pembenahan internal terlebih dahulu. Hal ini butuh waktu lama karena jumlah bandara tujuan di Indonesia cukup banyak.
"Singapura 1 bandara, Malaysia 6 bandara, kita 26. Jadi kalau kita buka Opensky full kita dirugikan," kata Menhub.
"Dalam bekerjasama dengan negara lain, kepentingan Indonesia harus didahulukan," imbuhnya.
Keputusan Indonesia, menurut Menhub akan ditentukan dalam rapat Menhub se Asean di Brunei Darussalam, April Tahun Depan. "At least 6 bulan atau sebelum pertemuan bulan April di Bruney kita akan tentukan sikap," jelas Menhub.
Yang perlu dilakukan saat ini, menurut Menhub, semua pihak yang berhubungan dengan dunia penerbangan harus berbenah diri. Termasuk peningkatan mutu bandara dan profesionalisme maskapai penerbangan.
"Ekspansi perjalanan Asean, karena makin banyak kota tujuan yang dibuka. Kalau maskapai kita tidak bisa memenuhi, ya, dilayani mereka, kita dirugikan," papar Menhub.
"Para operator di dunia penerbangan supaya melihat oportunity, tantangan bagi perusahaan kita sendiri bagaimana melaksanakan dengan baik supaya kita bisa untung," imbuhnya.
(van/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Jumat, 12/12/2008 18:29 WIB
Potongan Payudara Mengambang di Pantai Sanur
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
229 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

