KPK Tindaklanjuti Laporan Walhi Soal SP3 Lapindo
Selasa, 15/12/2009 20:35 WIB
Jakarta -
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan menindaklanjuti laporan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) terkait dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus pidana PT Lapindo oleh Polda Jawa Timur. Saat ini proses pengkajian telah dilakukan.
"Tentunya setiap laporan akan kita tindaklanjuti dan data-data yang disampaikan bisa jadi masukan berharga," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (15/12/2009).
Menurut Johan, pada tahun 2007 KPK juga sudah melakukan pengkajian serupa terkait laporan masyarakat tentang kasus lumpur di Sidoarjo tersebut. Namun saat itu tidak ditemukan unsur pidana korupsi dan kesalahan korporasi yang dilakukan PT Lapindo Brantas.
KPK juga pernah mengirim surat rekomendasi pada Departemen Keuangan untuk meminta jaminan pada PT Lapindo agar mengembalikan uang yang digelontorkan pemerintah jika dalam putusan hukum ditemukan ada unsur kelalaian perusahaan dalam lumpur Lapindo.
"Tapi itu hanya saran, saya belum tahu putusan hukum terakhirnya bagaimana," tutup Johan.
Dalam laporan yang disampaikan Walhi, Polda Jatim dan Kejaksaan Agung diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan SP3 kasus Lapindo. Hal ini disesalkan karena, sejumlah ahli sudah menegaskan kasus lumpur Lapindo terjadi karena kelalaian perusahaan, bukan bencana alam.
Selain itu, ada temuan BPK pada tahun 2007 tentang adanya dugaan penyimpangan terhadap anggaran sebesar Rp 4 triliun dana talangan untuk korban Lapindo oleh pemerintah. Dana tersebut dicairkan saat putusan perdata soal Lapindo belum
berkekuatan hukum tetap.
"Kita juga menyertakan hasil penyelidikan Komnas HAM terkait 10 dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Lapindo dalam penggusuran warga secara paksa," ujar jubir Walhi Erwin Usman.
(mad/nvc)
"Tentunya setiap laporan akan kita tindaklanjuti dan data-data yang disampaikan bisa jadi masukan berharga," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (15/12/2009).
Menurut Johan, pada tahun 2007 KPK juga sudah melakukan pengkajian serupa terkait laporan masyarakat tentang kasus lumpur di Sidoarjo tersebut. Namun saat itu tidak ditemukan unsur pidana korupsi dan kesalahan korporasi yang dilakukan PT Lapindo Brantas.
KPK juga pernah mengirim surat rekomendasi pada Departemen Keuangan untuk meminta jaminan pada PT Lapindo agar mengembalikan uang yang digelontorkan pemerintah jika dalam putusan hukum ditemukan ada unsur kelalaian perusahaan dalam lumpur Lapindo.
"Tapi itu hanya saran, saya belum tahu putusan hukum terakhirnya bagaimana," tutup Johan.
Dalam laporan yang disampaikan Walhi, Polda Jatim dan Kejaksaan Agung diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan SP3 kasus Lapindo. Hal ini disesalkan karena, sejumlah ahli sudah menegaskan kasus lumpur Lapindo terjadi karena kelalaian perusahaan, bukan bencana alam.
Selain itu, ada temuan BPK pada tahun 2007 tentang adanya dugaan penyimpangan terhadap anggaran sebesar Rp 4 triliun dana talangan untuk korban Lapindo oleh pemerintah. Dana tersebut dicairkan saat putusan perdata soal Lapindo belum
berkekuatan hukum tetap.
"Kita juga menyertakan hasil penyelidikan Komnas HAM terkait 10 dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Lapindo dalam penggusuran warga secara paksa," ujar jubir Walhi Erwin Usman.
(mad/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

