Bea Cukai Sita Satu Kontainer Miras Selundupan
Selasa, 15/12/2009 22:27 WIB
Ilustrasi
Medan -
Kantor Wilayah Bea dan Cukai Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara mengamankan ribuan botol minuman keras yang diselundupkan dalam satu kontainer dari Singapura. Akibat penyelundupan ini, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 18 miliar. Rencananya, barang haram tersebut akan dibawa lewat jalur darat dari Pelabuhan Belawan menuju Jakarta.
Terbongkarnya penyelundupan miras ini karena petugas mencurigai dukumen manifest milik PT TAL Jakarta yang membawa barang Refined Parafin Wax (RPW) dalam sebuah kontainer dari Singapura. Setelah petugas melakukan pemeriksaan, di dalam kontainer ditemukan 11.712 botol minuman keras berbagai merek.
Kepala Bea dan Cukai Pelabuhan Belawan, Achmad Riyadi mengatakan, modus yang digunakan importir adalah menyelundupkan miras dengan cara mengemas ulang kardus asli dengan kardus lain. Miras tersebut kemudian dikirim melalui jalur hijau atau jalur khusus.
"Pelaku menilai, jalur hijau jarang mendapat pemeriksaan dari petugas bea cukai. Padahal, setiap barang yang masuk, pasti diperiksa petugas untuk membuktikan apakah manifest dengan benda yang dibawa, sama atau tidak," kata Riyadi di Belawan.
Riyadi juga mengatakan, akan meningkatkan pemeriksaan seluruh barang-barang impor yang masuk ke Pelabuhan Belawan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2010.
(rul/nvc)
Terbongkarnya penyelundupan miras ini karena petugas mencurigai dukumen manifest milik PT TAL Jakarta yang membawa barang Refined Parafin Wax (RPW) dalam sebuah kontainer dari Singapura. Setelah petugas melakukan pemeriksaan, di dalam kontainer ditemukan 11.712 botol minuman keras berbagai merek.
Kepala Bea dan Cukai Pelabuhan Belawan, Achmad Riyadi mengatakan, modus yang digunakan importir adalah menyelundupkan miras dengan cara mengemas ulang kardus asli dengan kardus lain. Miras tersebut kemudian dikirim melalui jalur hijau atau jalur khusus.
"Pelaku menilai, jalur hijau jarang mendapat pemeriksaan dari petugas bea cukai. Padahal, setiap barang yang masuk, pasti diperiksa petugas untuk membuktikan apakah manifest dengan benda yang dibawa, sama atau tidak," kata Riyadi di Belawan.
Riyadi juga mengatakan, akan meningkatkan pemeriksaan seluruh barang-barang impor yang masuk ke Pelabuhan Belawan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2010.
(rul/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 14:09 WIB
Benny: Tudingan Money Politics di Kongres PD Rekayasa!
-
Kamis, 09/02/2012 14:07 WIB
Langkah Nasir Temui Nazaruddin di Cipinang Tak Wakili Komisi III
-
Kamis, 09/02/2012 13:59 WIB
Penusukan Warga di Masjid Tambora Bermotif Dendam
-
Kamis, 09/02/2012 13:55 WIB
Terdakwa Pencuri 50 Gram Merica Dibui 85 Hari
-
Kamis, 09/02/2012 13:55 WIB
Masuk ke Hutan UI, Densus 88 Keluar Bawa 1 Tas Ransel
-
Kamis, 09/02/2012 11:23 WIB
Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas
-
Kamis, 09/02/2012 12:59 WIB
Nasir Kaget Ketahuan Denny Bertemu Nazaruddin di Rutan Cipinang
-
Kamis, 09/02/2012 12:31 WIB
Denny: Ada Apa Pengacara Rosa Diskusi dengan Nazaruddin Tengah Malam?
-
Kamis, 09/02/2012 11:49 WIB
Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nasir, dan Pengacara Rosa di Cipinang
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

