Konferensi Iklim PBB
260 Demonstran Ditangkap Polisi
Kamis, 17/12/2009 11:50 WIB
Reuters
Kopenhagen -
Para demonstran terus melancarkan aksi protes di luar gedung Bella Centre, tempat penyelenggaraan konferensi iklim PBB di Kopenhagen, Denmark.
Bahkan sekitar 260 demonstran ditangkap polisi. Mereka ditangkap saat sekitar 1.500 orang pengunjuk rasa mencoba berdemo di gedung yang dijaga ketat tersebut. Anjing-anjing pelacak dikerahkan polisi. Polisi juga menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Perundingan yang diikuti 194 negara itu sejauh ini belum berhasil mencapai kesepakatan mengenai isu-isu kunci.
Para ilmuwan mengingatkan jutaan orang terancam kelaparan, kehilangan rumah mereka dan akses ke air bersih dalam dekade mendatang jika tak ada yang dilakukan untuk menekan peningkatan emisi gas rumah kaca.
Presiden Venezuela Hugo Chavez dalam pidatonya di konferensi tersebut memprotes soal apa yang disebutnya "kediktatoran imperial" Barat. Dicetuskan Chavez, negara-negara yang lebih miskin tidak akan menuruti perintah negara-negara kaya.
"Ada sekelompok negara yang menganggap mereka lebih baik daripada kami di selatan, Dunia Ketiga," kata Chavez seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (17/12/2009).
Pada Rabu, 16 Desember kemarin, ribuan aktivis dipaksa meninggalkan lokasi konferensi untuk mengakomodasi para tamu penting kenegaraan. Kemarahan pun timbul karena para aktivis merasa suara mereka tidak didengar.
(ita/iy)
Bahkan sekitar 260 demonstran ditangkap polisi. Mereka ditangkap saat sekitar 1.500 orang pengunjuk rasa mencoba berdemo di gedung yang dijaga ketat tersebut. Anjing-anjing pelacak dikerahkan polisi. Polisi juga menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Perundingan yang diikuti 194 negara itu sejauh ini belum berhasil mencapai kesepakatan mengenai isu-isu kunci.
Para ilmuwan mengingatkan jutaan orang terancam kelaparan, kehilangan rumah mereka dan akses ke air bersih dalam dekade mendatang jika tak ada yang dilakukan untuk menekan peningkatan emisi gas rumah kaca.
Presiden Venezuela Hugo Chavez dalam pidatonya di konferensi tersebut memprotes soal apa yang disebutnya "kediktatoran imperial" Barat. Dicetuskan Chavez, negara-negara yang lebih miskin tidak akan menuruti perintah negara-negara kaya.
"Ada sekelompok negara yang menganggap mereka lebih baik daripada kami di selatan, Dunia Ketiga," kata Chavez seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (17/12/2009).
Pada Rabu, 16 Desember kemarin, ribuan aktivis dipaksa meninggalkan lokasi konferensi untuk mengakomodasi para tamu penting kenegaraan. Kemarahan pun timbul karena para aktivis merasa suara mereka tidak didengar.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 11/02/2012 14:42 WIB
Menhub Datangi Lokasi Kecelakaan Bus Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 14:33 WIB
Cegah Tragedi Cisarua Terulang, Kemenhub Kumpulkan Semua PO hari Senin
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:56 WIB
Gonta-ganti Klien, Djufri Taufik Dinilai Langgar Kode Etik Advokat
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

