Buyung Justru Bisa Usulkan Tifatul Dipensiunkan
Kamis, 17/12/2009 13:20 WIB
Jakarta -
Adnan Buyung Nasution memperoleh dukungan terkait perseteruannya dengan Menkominfo Tifatul Sembiring. Sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Buyung justru bisa mengusulkan seorang menteri agar dipensiunkan atau dipecat.
"Buyung sebaiknya mengusulkan kepada presiden untuk menegur Menkominfo. Bahkan mempensiunkan karena isu RPP Penyadapan bisa menyudutkan SBY," kata peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febridiansyah melalui telepon, Kamis (17/12/2009).
Bukan tanpa sebab, langkah Tifatul yang ngotot untuk melanjutkan RPP Penyadapan justru semakin membuat citra pemerintahan SBY ingin melemahkan KPK terus.
"Yang pasti RPP Penyadapan ditolak publik dan melanggar konstitusi," tambahnya.
Sudah jelas, bila isi di RPP Penyadapan ingin mempreteli kewenangan KPK, utamanya dalam penyadapan pelaku korupsi yang harus melapor ke Pusat Intersepsi Nasional (PIN).
"Sudah jelas kalau RPP Penyadapan ingin mengebiri KPK," tutupnya.
Tifatul mengancam akan mempensiunkan Buyung menyusul pernyataan anggota Wantimpres itu yang menyatakan jangan-jangan Tifatul menjadi juru bicara koruptor. Pernyataan Buyung ini terkait pembahasan RPP Penyadapan yang ramai mendapat penolakan.
Pengamat hukum tata negara Irman Putra Sidin, sebelumnya menyatakan, seorang menteri tidak memiliki kewenangan untuk mempensiunkan anggota Wantimpres. Yang berwenang mempensiunkan anggota Wantimpres adalah presiden.
(ndr/iy)
"Buyung sebaiknya mengusulkan kepada presiden untuk menegur Menkominfo. Bahkan mempensiunkan karena isu RPP Penyadapan bisa menyudutkan SBY," kata peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febridiansyah melalui telepon, Kamis (17/12/2009).
Bukan tanpa sebab, langkah Tifatul yang ngotot untuk melanjutkan RPP Penyadapan justru semakin membuat citra pemerintahan SBY ingin melemahkan KPK terus.
"Yang pasti RPP Penyadapan ditolak publik dan melanggar konstitusi," tambahnya.
Sudah jelas, bila isi di RPP Penyadapan ingin mempreteli kewenangan KPK, utamanya dalam penyadapan pelaku korupsi yang harus melapor ke Pusat Intersepsi Nasional (PIN).
"Sudah jelas kalau RPP Penyadapan ingin mengebiri KPK," tutupnya.
Tifatul mengancam akan mempensiunkan Buyung menyusul pernyataan anggota Wantimpres itu yang menyatakan jangan-jangan Tifatul menjadi juru bicara koruptor. Pernyataan Buyung ini terkait pembahasan RPP Penyadapan yang ramai mendapat penolakan.
Pengamat hukum tata negara Irman Putra Sidin, sebelumnya menyatakan, seorang menteri tidak memiliki kewenangan untuk mempensiunkan anggota Wantimpres. Yang berwenang mempensiunkan anggota Wantimpres adalah presiden.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 21:09 WIB
Bus TransJakarta Terbakar Akibat Korslet, Lalu-lintas Sarinah Padat
-
Minggu, 12/02/2012 20:33 WIB
Bus TransJakarta Terbakar di Depan Sarinah, Dua Penumpang Terluka
-
Minggu, 12/02/2012 20:25 WIB
Laporan dari Brussel
Tawaran Pendidikan dari K.U. Leuven, Belgia
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Tomy, Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 21:09 WIB
Bus TransJakarta Terbakar Akibat Korslet, Lalu-lintas Sarinah Padat
-
590 Komentar
-
490 Komentar
-
382 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

