Kesederhanaan Tahun Baru Muharam di TMII

Ari Saputra - detikNews
Kamis, 17/12/2009 20:37 WIB
Jakarta - Kesederhanaan peringatan Tahun Baru Muharam begitu lekat. Gunungan sesajian hanya diisi sejumlah jajanan pasar. Tingginya sekitar 2,5 meter. Lalu diarak bersama sejumlah benda pusaka dan kerbau bule Nyai Welas dan Nyai Asih yang didatangkan langsung dari Solo.

Dibelakangnya, belasan tumpeng satu gunung dipanggul berbagai kelompok masyarakat.

"Ini untuk menandai satu Muharam yang berbarengan dengan malam Tahun Baru Suro 1943 Jawa," kata Mas'ud Thoyib, penggagas Kirab Agung Suro di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (17/12/2009).

Selain itu, diarak pula Karnaval Agung Hijriah yang menggambarkan proses hijrah Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Onta, rebana, dan lagu-lagu marawis disertakan untuk memberi peringatan awal mula kalender Hijriyah.

Parade tahunan tersebut kemudian berkeliling kompleks TMII dan berakhir saat mahgrib usai.

"Selain ini kita juga mengadakan acara musik, parade budaya di berbagai anjungan pagelaran wayang kulit," imbuh Mas'ud.


(Ari/lrn)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel