Gerakan Civil Society Bentuk Protes Baru
Sabtu, 19/12/2009 09:05 WIB
Facebooker untuk Bibit-Chandra
Jakarta -
Kasus Prita Mulyasari dan kriminalisasi terhadap Bibit-Chandra membuat publik gerah dengan proses hukum di Indonesia. Gerakan protes kini tidak hanya milik para aktivis dan tokoh politik, ibu-ibu pun 'turun tangan' untuk meminta keadilan. Bukan dengan demonstrasi, tapi dengan gerakan moral.
"Dibanding dengan demo, aksi gerakan moral atau civil society seperti pengumpulan koin untuk Prita lebih menyengat," kata pakar sosiolog UI, Imam Prasodjo saat berbincang lewat telepon, Jumat (18/12/2009) malam.
Menurut Imam, gerakan moral ini muncul karena ada kekesalan yang sudah menumpuk sejak lama terhadap tindakan para oknum penegak hukum. Lewat kejadian beruntun dalam kasus Bibit-Chandra, Prita, dan Emak Minah yang divonis karena mencuri kakao, kemarahan tersebut akhirnya mencapai puncaknya.
"Muncullah gerakan-gerakan civil society di Facebook, di jalanan, koin untuk Prita, bahkan sampai di acara khotbah Jumat," jelasnya.
Imam menilai gerakan tersebut cukup efektif dalam mengontrol perilaku para oknum penegak hukum. Dengan pantauan publik yang lebih kritis dan dibantu oleh media, para 'penjahat berseragam' akan berfikir dua kali sebelum melakukan aksinya.
Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra Hamzah juga mengatakan hal senada. Dihentikannya kasus yang menimpanya, tidak terlepas dari peran para pelaku gerakan civil society baik di Facebook ataupun media lainnya. Untuk itu, ia juga berencana mempertahankan momentum ini untuk melakukan kampanye antikorupsi.
"Kita harus membuat komunitas-komunitas serupa dalam pemberantasan korupsi. Tidak hanya di Jakarta, tapi di daerah juga seperti mengawasi pemda atau pemkot," jelasnya usai peluncuran buku Bibit Samad Rianto, Rabu 16 Desember lalu.
Bibit Samad Rianto juga merasa terbantu dengan gerakan masyarakat yang terus mendukungnya. Saat ini, publik tidak bisa dibuat diam saat melihat ketidakadilan. Terlebih jika persoalan itu menyangkut hukum.
"Mungkin para pendukung itu juga pernah merasakan sakit hati yang saya rasakan. Makanya mereka mau mendukung," ucapnya pada wartawan.
(mad/nvc)
"Dibanding dengan demo, aksi gerakan moral atau civil society seperti pengumpulan koin untuk Prita lebih menyengat," kata pakar sosiolog UI, Imam Prasodjo saat berbincang lewat telepon, Jumat (18/12/2009) malam.
Menurut Imam, gerakan moral ini muncul karena ada kekesalan yang sudah menumpuk sejak lama terhadap tindakan para oknum penegak hukum. Lewat kejadian beruntun dalam kasus Bibit-Chandra, Prita, dan Emak Minah yang divonis karena mencuri kakao, kemarahan tersebut akhirnya mencapai puncaknya.
"Muncullah gerakan-gerakan civil society di Facebook, di jalanan, koin untuk Prita, bahkan sampai di acara khotbah Jumat," jelasnya.
Imam menilai gerakan tersebut cukup efektif dalam mengontrol perilaku para oknum penegak hukum. Dengan pantauan publik yang lebih kritis dan dibantu oleh media, para 'penjahat berseragam' akan berfikir dua kali sebelum melakukan aksinya.
Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra Hamzah juga mengatakan hal senada. Dihentikannya kasus yang menimpanya, tidak terlepas dari peran para pelaku gerakan civil society baik di Facebook ataupun media lainnya. Untuk itu, ia juga berencana mempertahankan momentum ini untuk melakukan kampanye antikorupsi.
"Kita harus membuat komunitas-komunitas serupa dalam pemberantasan korupsi. Tidak hanya di Jakarta, tapi di daerah juga seperti mengawasi pemda atau pemkot," jelasnya usai peluncuran buku Bibit Samad Rianto, Rabu 16 Desember lalu.
Bibit Samad Rianto juga merasa terbantu dengan gerakan masyarakat yang terus mendukungnya. Saat ini, publik tidak bisa dibuat diam saat melihat ketidakadilan. Terlebih jika persoalan itu menyangkut hukum.
"Mungkin para pendukung itu juga pernah merasakan sakit hati yang saya rasakan. Makanya mereka mau mendukung," ucapnya pada wartawan.
(mad/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Kamis, 09/02/2012 23:59 WIB
6 Imigran Gelap Asal Afghanistan Ditangkap di Perarian Sumut
-
Kamis, 09/02/2012 23:36 WIB
Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Waspadai Letusan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

