
Penolakan SBY Terhadap Imbauan Penonaktifan Sudah Tepat
Sabtu, 19/12/2009 16:24 WIB
Jakarta -
Statemen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menolak imbauan nonaktif Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono dianggap sudah tepat. Imbauan nonaktif dari Pansus Angket Century justru menunjukkan lemahnya pemahaman hukum anggota pansus.
"Statemen SBY tadi malam sudah tepat karena istilah nonaktif bagi wapres tidak dikenal dalam UUD '45 hasil amandemen," ujar pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi saat dihubungi, Sabtu (19/12/2009).
Menurut dia, permintaan nonaktif bagi Menkeu juga dinilai terlalu dini. Hal ini dikarenakan Sri Mulyani belum dipanggil pansus dan masih jauh dari proses penyelidikan secara hukum.
"Imbauan pansus tersebut justru menunjukkan lemahnya pemahaman hukum anggota pansus, sampai-sampai SBY 'menguliahi' pansus tentang UUD '45 dan UU 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara," tegasnya.
Burhanuddin berpendapat, statemen SBY kemarin malam secara tidak langsung telah 'menyindir' pansus dengan mengajak semua pihak untuk lebih proposional dan obyektif. Dikatakan dia, SBY melihat Pansus Century terlalu didorong oleh motif politik masing-masing.
"Pansus terlalu politically driven, sehingga kurang objektif dan proporsional dalam menyelidiki kasus Century. Hanya saja kritikan SBY itu disampaikan secara halus dan tidak langsung," jelas dia.
Burhanuddin mengatakan imbauan nonaktif pansus secara eksplisit menunjukkan Sri Mulyani dan Boediono menjadi target politik mereka. Dan pembelaan SBY terhadap Sri Mulyani dan Boediono menjadi sinyal jelas bagi mitra koalisi bahwa SBY akan memberikan proteksi politik terhadap keduanya.
"Masalahnya bergantung ke Demokrat saja tak cukup untuk menyelamatkan Sri Mulyani dan Boediono. Agaknya sulit bagi Sri Mulyani dan Boediono berharap lolos dari pansus," tutupnya.
(nvc/gah)
"Statemen SBY tadi malam sudah tepat karena istilah nonaktif bagi wapres tidak dikenal dalam UUD '45 hasil amandemen," ujar pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi saat dihubungi, Sabtu (19/12/2009).
Menurut dia, permintaan nonaktif bagi Menkeu juga dinilai terlalu dini. Hal ini dikarenakan Sri Mulyani belum dipanggil pansus dan masih jauh dari proses penyelidikan secara hukum.
"Imbauan pansus tersebut justru menunjukkan lemahnya pemahaman hukum anggota pansus, sampai-sampai SBY 'menguliahi' pansus tentang UUD '45 dan UU 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara," tegasnya.
Burhanuddin berpendapat, statemen SBY kemarin malam secara tidak langsung telah 'menyindir' pansus dengan mengajak semua pihak untuk lebih proposional dan obyektif. Dikatakan dia, SBY melihat Pansus Century terlalu didorong oleh motif politik masing-masing.
"Pansus terlalu politically driven, sehingga kurang objektif dan proporsional dalam menyelidiki kasus Century. Hanya saja kritikan SBY itu disampaikan secara halus dan tidak langsung," jelas dia.
Burhanuddin mengatakan imbauan nonaktif pansus secara eksplisit menunjukkan Sri Mulyani dan Boediono menjadi target politik mereka. Dan pembelaan SBY terhadap Sri Mulyani dan Boediono menjadi sinyal jelas bagi mitra koalisi bahwa SBY akan memberikan proteksi politik terhadap keduanya.
"Masalahnya bergantung ke Demokrat saja tak cukup untuk menyelamatkan Sri Mulyani dan Boediono. Agaknya sulit bagi Sri Mulyani dan Boediono berharap lolos dari pansus," tutupnya.
(nvc/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
607 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,404.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

