ICW: Jika Pengawasan Depkes Bagus Kasus Prita Takkan Terjadi
Minggu, 20/12/2009 17:23 WIB
Jakarta -
ICW menyatakan kasus Prita Mulyasari seharusnya tidak terjadi kalau Departemen Kesehatan (Depkes) melakukan pengawasan yang baik terhadap rumah sakit (RS). ICW berharap pemerintah segera membentuk badan pengawasan RS.
"Seharusnya kasus Prita tidak akan terjadi kalau ada mekanisme komplain yang baik antara pasien dan RS. Pemerintah juga seharusnya melakukan pengawasan terhadap jalannya RS," kata program officer ICW untuk monitoring pelayan publik Febri Hendri di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Minggu (20/12/2009).
Febri mejelaskan seharusnya RS tidak boleh mengesampingkan komplain pasien karena keluhan pasien adalah feed back rumah sakit. "Pasien adalah konsumen dan konsumen adalah raja, jadi jangan malah mempidanakan pasien," katanya.
Febri menyatakan Depkes kurang serius menanggapi masalah standardisari RS. Hal ini menyebabkan pasien tidak tahu bentuk standardisasi RS. "Depkes tidak mengawasi itu dan tidak tegas terhadap RS yang tidak punya standar kesehatan," katanya.
ICW mendesak Depkes segera membentuk badan pengawasan rumah sakit agar dapat melakukan pengawasan terhadap standar RS. "ICW berap ke depan Depkes sesuai UU RS mendorong adanya peraturan pemerintah tentang pembentukan badan pengawasan RS," katanya.
(nal/nrl)
"Seharusnya kasus Prita tidak akan terjadi kalau ada mekanisme komplain yang baik antara pasien dan RS. Pemerintah juga seharusnya melakukan pengawasan terhadap jalannya RS," kata program officer ICW untuk monitoring pelayan publik Febri Hendri di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Minggu (20/12/2009).
Febri mejelaskan seharusnya RS tidak boleh mengesampingkan komplain pasien karena keluhan pasien adalah feed back rumah sakit. "Pasien adalah konsumen dan konsumen adalah raja, jadi jangan malah mempidanakan pasien," katanya.
Febri menyatakan Depkes kurang serius menanggapi masalah standardisari RS. Hal ini menyebabkan pasien tidak tahu bentuk standardisasi RS. "Depkes tidak mengawasi itu dan tidak tegas terhadap RS yang tidak punya standar kesehatan," katanya.
ICW mendesak Depkes segera membentuk badan pengawasan rumah sakit agar dapat melakukan pengawasan terhadap standar RS. "ICW berap ke depan Depkes sesuai UU RS mendorong adanya peraturan pemerintah tentang pembentukan badan pengawasan RS," katanya.
(nal/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
399 Komentar
-
327 Komentar
-
272 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

