Angket Century
Anwar Nasution Tegaskan Tak Ada Tekanan
Senin, 21/12/2009 18:19 WIB
Jakarta -
Mantan Deputi Gubernur Senior BI Anwar Nasution menegaskan dirinya tidak mendapat tekanan dari siapapun terkait pemeriksaan yang dilakukan Pansus Angket Bank Century terhadapnya. Hal ini menanggapi penilaian anggota Pansus Agun Gunandjar Sudarsa yang mengatakan Anwar memiliki beban sehingga jawaban-jawabannya kepada pansus tidak lugas.
"Saya tidak ada beban, tidak ada orang yang nekan-nekan saya. Saya sudah tua, yang saya takuti cuma Allah," kata Anwar dalam rapat pemeriksaan Pansus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Dari semua pertanyaan terkait merger Century yang ajukan pansus kepadanya, rata-rata Anwar menjawab tidak tahu. Alasaannya, pada persetujuan merger 6 Desember 2004, dirinya tidak lagi di BI. Ia keluar dari BI dan pindah ke BPK pada 25 April 2004.
Berkali-kali Anwar menegaskan persetujuan merger haruslah lewat Rapat Dewan Gubernur BI, tidak bisa hanya berdasarkan catatan pejabat tertentu.
Sementara, kesaksian mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan hasil laporan audit menyebut pemberian kelonggaran merger Bank Century tidak pernah dibahas dalam rapat Dewan Gubernur, tetapi hanya dilaporkan dalam catatan Direktur Direktorat Pengawasan Bank I Sabar Anton Tarihoran kepada Deputi Gubernur Aulia Pohan dan Anwar Nasution.
Didesak dengan pertanyaan penilaian: apakah proses merger sah jika tidak diputuskan melalui rapat dewan gubernur, Anwar mengelak dan tidak memberi penilaian.
"Saya tidak tahu ada rapat atau tidak setelah saya (keluar). Karena saya bukan anggota lagi, jelas saya nggak tahu. Gosip itu, gosip itu. Tidak ada yang saya tutupi," kata Anwar.
(lrn/gah)
"Saya tidak ada beban, tidak ada orang yang nekan-nekan saya. Saya sudah tua, yang saya takuti cuma Allah," kata Anwar dalam rapat pemeriksaan Pansus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Dari semua pertanyaan terkait merger Century yang ajukan pansus kepadanya, rata-rata Anwar menjawab tidak tahu. Alasaannya, pada persetujuan merger 6 Desember 2004, dirinya tidak lagi di BI. Ia keluar dari BI dan pindah ke BPK pada 25 April 2004.
Berkali-kali Anwar menegaskan persetujuan merger haruslah lewat Rapat Dewan Gubernur BI, tidak bisa hanya berdasarkan catatan pejabat tertentu.
Sementara, kesaksian mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan hasil laporan audit menyebut pemberian kelonggaran merger Bank Century tidak pernah dibahas dalam rapat Dewan Gubernur, tetapi hanya dilaporkan dalam catatan Direktur Direktorat Pengawasan Bank I Sabar Anton Tarihoran kepada Deputi Gubernur Aulia Pohan dan Anwar Nasution.
Didesak dengan pertanyaan penilaian: apakah proses merger sah jika tidak diputuskan melalui rapat dewan gubernur, Anwar mengelak dan tidak memberi penilaian.
"Saya tidak tahu ada rapat atau tidak setelah saya (keluar). Karena saya bukan anggota lagi, jelas saya nggak tahu. Gosip itu, gosip itu. Tidak ada yang saya tutupi," kata Anwar.
(lrn/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 15:59 WIB
Boediono Sebut Wajahnya Mirip dengan Ketua DPD
-
Sabtu, 11/02/2012 15:57 WIB
JK Minta Kontrol Terhadap Bus Juga Diperketat
-
Sabtu, 11/02/2012 15:50 WIB
Kernet Bus Maut Menyerahkan Diri Ke Polres Garut.
-
Sabtu, 11/02/2012 15:46 WIB
Bentrok Antarwarga di Ambon, 300 Rumah Terbakar & 5 Tewas
-
Sabtu, 11/02/2012 15:19 WIB
Laporan dari Roma
Indonesia Ruh Lukisan Maestro Romanis, Italia
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

