Kasus Bank Century
Aparat Diminta Usut Dana Rp 13 Triliun yang Diblokir di Luar Negeri
Senin, 21/12/2009 19:59 WIB
Jakarta -
Sejumlah rekening senilai kurang lebih Rp 13 triliun di luar negeri yang diduga milik para petinggi Bank Century telah diblokir. Jajaran Kejaksaan Agung RI dan Polri diperintahkan untuk segera memprosesnya secara hukum untuk didapatkan kejelasan status dana tersebut.
"Jaksa Agung dan kepolisian diminta memproses dana-dana yang sudah diblokir di luar negeri yang nilainya kurang lebih Rp 13 triliun," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/12/2009).
Menurut dia, sekarang data-data yang dimiliki aparat hukum sudah cukup lengkap. Segera setelah dilakukan pemeriksaan silang dengan data hasil audit BPK mengenai dugaan bahwa dana senilai Rp 13 triliun itu adalah milik nasabah Bank Century yang dilarikan oleh pihak menajemen Bank Century, maka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung RI untuk kemudian diserahkan ke pengadilan.
"Dana yang itu adalah dana yang dilarikan oleh manajemen century ke luar negeri, sudah diblokir dan nanti akan diadili, in absentia kalau perlu. Setelah ada kejelasan statusnya, dana-dana itu akan kembali ke negara kita," jelas Djoko.
Menyinggung kecurigaan bahwa adanya aliran dana bailout Century yang mengali ke partai politik dan tokoh tertentu, Djoko menegaskan melalui proses hukum sedang berjalan maka segala sesuatunya akan terjawab dengan jelas. Pihak pansus Century pun diharapkan bisa mengikuti benar proses hukum itu demi menjawab rasa penasaran masyarakat .
"Saya setuju itu dibuka, dibuka saja. Pansus kenapa tidak bisa meminta nama-nama itu? Mengapa yang dikejar bukan itu? Kok yang lain-lain diminta non-aktif?" pungkasnya.
(lh/asy)
"Jaksa Agung dan kepolisian diminta memproses dana-dana yang sudah diblokir di luar negeri yang nilainya kurang lebih Rp 13 triliun," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/12/2009).
Menurut dia, sekarang data-data yang dimiliki aparat hukum sudah cukup lengkap. Segera setelah dilakukan pemeriksaan silang dengan data hasil audit BPK mengenai dugaan bahwa dana senilai Rp 13 triliun itu adalah milik nasabah Bank Century yang dilarikan oleh pihak menajemen Bank Century, maka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung RI untuk kemudian diserahkan ke pengadilan.
"Dana yang itu adalah dana yang dilarikan oleh manajemen century ke luar negeri, sudah diblokir dan nanti akan diadili, in absentia kalau perlu. Setelah ada kejelasan statusnya, dana-dana itu akan kembali ke negara kita," jelas Djoko.
Menyinggung kecurigaan bahwa adanya aliran dana bailout Century yang mengali ke partai politik dan tokoh tertentu, Djoko menegaskan melalui proses hukum sedang berjalan maka segala sesuatunya akan terjawab dengan jelas. Pihak pansus Century pun diharapkan bisa mengikuti benar proses hukum itu demi menjawab rasa penasaran masyarakat .
"Saya setuju itu dibuka, dibuka saja. Pansus kenapa tidak bisa meminta nama-nama itu? Mengapa yang dikejar bukan itu? Kok yang lain-lain diminta non-aktif?" pungkasnya.
(lh/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 14:33 WIB
Cegah Tragedi Cisarua Terulang, Kemenhub Kumpulkan Semua PO hari Senin
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:56 WIB
Gonta-ganti Klien, Djufri Taufik Dinilai Langgar Kode Etik Advokat
-
Sabtu, 11/02/2012 13:37 WIB
Serahkan Dukungan ke KPUD, Faisal-Biem Diarak Ondel-ondel
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

