Agung: Hormati Sikap Presiden Soal Imbauan Pansus Angket
Senin, 21/12/2009 20:19 WIB
Jakarta -
Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak perlu nonaktif dari jabatannya harus dihargai. Panitia Khusus Hak Angket Bank Century soal imbauan nonaktif Boediono dan Sri Mulyani harus menghormati keputusan SBY.
"Termasuk para anggota DPR (harus menghargai)." kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (21/12/2009).
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, DPR sebagai salah satu lembaga perwakilan rakyat mempunyai tugas mengawal dan melaksanakan demokrasi. Karena itu, siapapun termasuk DPR tidak bisa memaksakan kehendak termasuk mendorong Boediono dan Sri Mulyani harus nonaktif.
"Karena untuk nonaktif dari suatu jabatan negara ada aturan dan undang-undangnya (Undang-undang Kementerian Negara). Apalagi UUD’45 tidak mengatur tentang penonaktifan Wakil Presiden," tegas Agung.
Mantan Ketua DPR ini mengakui kerja pansus sudah cukup baik, khususnya dalam investigasi awal terkait pengucuran dana talangan (bailout) yang sangat besar bagi Bank Century. Langkah awal pansus yang mengadakan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga dinilai langkah yang tepat.
Agung berharap langkah pansus yang memanggil BPK dan PPATK bisa dijadikan bahan untuk melangkah lebih jauh mengungkap kasus ini dan mencari alat bukti adanya dugaan pelanggaran yang merugikan keuangan negara. Jika dalam perkembangannya pansus menemukan bukti bahwa kebijakan bailout itu terbukti melanggar dan merugikan keuangan rakyat, proses berikutnya sudah menjadi kewenangan lembaga penegak hukum.
"Jadi sekali lagi, tentang imbauan agar semua penyelenggara negara yang
ditetapkan sebagai saksi atau terperiksa menonaktifkan diri, kita anggap bagian dari upaya DPR mengungkapkan kasus ini. Namun saya yakin penggunaan istilah imbauan sudah mencerminkan pemahaman bahwa putusan itu bukan untuk memaksa," papar Agung panjang lebar.
Ketua Umum Kosgoro 1957 ini mengingatkan, pada awal pelaksanaan tugas
pemerintahan 2009-2014 yang belum genap 100 hari, DPR bisa ikut lebih mendorong semua komponen bangsa untuk memperkuat integrasi nasional. Integrasi nasional dalam wadah NKRI merupakan harga mati yang harus dijaga dan diperjuangkan sekuat tenaga. "Jangan jadikan bangsa ini rakyatnya gampang saling bermusuhan," tegasnya.
"Kita berharap, jangan sia-siakan dukungan masyarakat terhadap tugas Pansus dengan tetap bekerja terbuka, obyektif dan proporsional dan mengedepankan persatuan dan kesatuan," tegasnya.
Menurut Agung, fungsi dan tugas DPR dalam tata pemerintahan menempati posisi yang penting. Tiga fungsi dewan yang sudah diatur Undang Undang Dasar adalah fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.
"Jadi, apa yang dilaksanakan Pansus tetap harus didasarkan pada tugas dan fungsi tersebut. Di sinilah, setiap keputusan DPR akan bisa kita lihat, apakah sudah sesuai dan didasarkan pada tiga fungsi dewan serta betul-betul mencerminkan aspirasi masyarakat," pungkasnya.
(yid/ndr)
"Termasuk para anggota DPR (harus menghargai)." kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (21/12/2009).
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, DPR sebagai salah satu lembaga perwakilan rakyat mempunyai tugas mengawal dan melaksanakan demokrasi. Karena itu, siapapun termasuk DPR tidak bisa memaksakan kehendak termasuk mendorong Boediono dan Sri Mulyani harus nonaktif.
"Karena untuk nonaktif dari suatu jabatan negara ada aturan dan undang-undangnya (Undang-undang Kementerian Negara). Apalagi UUD’45 tidak mengatur tentang penonaktifan Wakil Presiden," tegas Agung.
Mantan Ketua DPR ini mengakui kerja pansus sudah cukup baik, khususnya dalam investigasi awal terkait pengucuran dana talangan (bailout) yang sangat besar bagi Bank Century. Langkah awal pansus yang mengadakan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga dinilai langkah yang tepat.
Agung berharap langkah pansus yang memanggil BPK dan PPATK bisa dijadikan bahan untuk melangkah lebih jauh mengungkap kasus ini dan mencari alat bukti adanya dugaan pelanggaran yang merugikan keuangan negara. Jika dalam perkembangannya pansus menemukan bukti bahwa kebijakan bailout itu terbukti melanggar dan merugikan keuangan rakyat, proses berikutnya sudah menjadi kewenangan lembaga penegak hukum.
"Jadi sekali lagi, tentang imbauan agar semua penyelenggara negara yang
ditetapkan sebagai saksi atau terperiksa menonaktifkan diri, kita anggap bagian dari upaya DPR mengungkapkan kasus ini. Namun saya yakin penggunaan istilah imbauan sudah mencerminkan pemahaman bahwa putusan itu bukan untuk memaksa," papar Agung panjang lebar.
Ketua Umum Kosgoro 1957 ini mengingatkan, pada awal pelaksanaan tugas
pemerintahan 2009-2014 yang belum genap 100 hari, DPR bisa ikut lebih mendorong semua komponen bangsa untuk memperkuat integrasi nasional. Integrasi nasional dalam wadah NKRI merupakan harga mati yang harus dijaga dan diperjuangkan sekuat tenaga. "Jangan jadikan bangsa ini rakyatnya gampang saling bermusuhan," tegasnya.
"Kita berharap, jangan sia-siakan dukungan masyarakat terhadap tugas Pansus dengan tetap bekerja terbuka, obyektif dan proporsional dan mengedepankan persatuan dan kesatuan," tegasnya.
Menurut Agung, fungsi dan tugas DPR dalam tata pemerintahan menempati posisi yang penting. Tiga fungsi dewan yang sudah diatur Undang Undang Dasar adalah fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.
"Jadi, apa yang dilaksanakan Pansus tetap harus didasarkan pada tugas dan fungsi tersebut. Di sinilah, setiap keputusan DPR akan bisa kita lihat, apakah sudah sesuai dan didasarkan pada tiga fungsi dewan serta betul-betul mencerminkan aspirasi masyarakat," pungkasnya.
(yid/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:56 WIB
Gonta-ganti Klien, Djufri Taufik Dinilai Langgar Kode Etik Advokat
-
Sabtu, 11/02/2012 13:37 WIB
Serahkan Dukungan ke KPUD, Faisal-Biem Diarak Ondel-ondel
-
Sabtu, 11/02/2012 13:29 WIB
Mengenal Artidjo, Hakim Agung Yang Siap Hukum Mati Koruptor
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

