Ngaku-ngaku Dirampok, Sales Saham Dijebloskan ke Tahanan
Selasa, 22/12/2009 15:20 WIB
Semarang -
Upaya Rohadi (35) meyakinkan polisi bahwa dirinya dirampok, gagal total. Sales saham itu malah dijebloskan ke tahanan, karena terbukti membuat laporan palsu.
"Bingung saja. Ya, bingung. Habis Rp 120 juta," kata Rohadi di Mapolresta Semarang Selatan, Jl. Sultan Agung, Selasa (22/12/2009).
Raut muka Rohadi terlihat sumpek. Saat ditanya wartawan, jawabannya pendek-pendek, dan kadang berbelit.
Yang dimaksud Rp 120 juta bukan uang yang dirampok, melainkan uang yang dihabiskan Rohadi di bursa saham. Uang itu diperoleh dari orang tuanya.
Untuk menghilangkan rasa bersalah, Rohadi mengaku telah dirampok sekitar pukul 10.00 WIB di rumahnya, Perumahan Sambiroto Baru No. 92 Tembalang, Semarang, Selasa (8/12) lalu. Saat itu juga polisi berdatangan ke rumahnya.
Saat ditanya polisi, Rohadi mengaku dibius, mulut dilakban, dan tangan diikat. Rumahnya diacak-acak, dan uang sebanyak Rp 700 juta dibawa kabur.
Polisi tidak langsung percaya. Dari 'bentuk' rumahnya, kecil kemungkinan si pemilik menyimpan uang sebanyak itu. Mereka pun mengambil sampel darah Rohadi. Beberapa hari kemudian, hasil uji darah keluar. Hasilnya negatif. Tak ada sedikit pun unsur zat bius di darah.
Setelah ditelusuri lebih jauh, sejumlah saksi tidak melihat orang-orang yang diduga merampok. Adik Rohadi yang tinggal serumah juga mengaku tidak tahu kalau kakaknya punya uang Rp 700 juta.
Kapolresta Semarang Selatan, AKBP Nurkholis, membenarkan adanya kejanggalan itu. Dari hasil olah TKP, keterangan berbagai sumber, dan bukti-bukti, Rohadi terbukti merekayasa laporan perampokan.
"Ia dijerat pasal 220 KUHP tentang laporan palsu," jelasnya.
(try/djo)
"Bingung saja. Ya, bingung. Habis Rp 120 juta," kata Rohadi di Mapolresta Semarang Selatan, Jl. Sultan Agung, Selasa (22/12/2009).
Raut muka Rohadi terlihat sumpek. Saat ditanya wartawan, jawabannya pendek-pendek, dan kadang berbelit.
Yang dimaksud Rp 120 juta bukan uang yang dirampok, melainkan uang yang dihabiskan Rohadi di bursa saham. Uang itu diperoleh dari orang tuanya.
Untuk menghilangkan rasa bersalah, Rohadi mengaku telah dirampok sekitar pukul 10.00 WIB di rumahnya, Perumahan Sambiroto Baru No. 92 Tembalang, Semarang, Selasa (8/12) lalu. Saat itu juga polisi berdatangan ke rumahnya.
Saat ditanya polisi, Rohadi mengaku dibius, mulut dilakban, dan tangan diikat. Rumahnya diacak-acak, dan uang sebanyak Rp 700 juta dibawa kabur.
Polisi tidak langsung percaya. Dari 'bentuk' rumahnya, kecil kemungkinan si pemilik menyimpan uang sebanyak itu. Mereka pun mengambil sampel darah Rohadi. Beberapa hari kemudian, hasil uji darah keluar. Hasilnya negatif. Tak ada sedikit pun unsur zat bius di darah.
Setelah ditelusuri lebih jauh, sejumlah saksi tidak melihat orang-orang yang diduga merampok. Adik Rohadi yang tinggal serumah juga mengaku tidak tahu kalau kakaknya punya uang Rp 700 juta.
Kapolresta Semarang Selatan, AKBP Nurkholis, membenarkan adanya kejanggalan itu. Dari hasil olah TKP, keterangan berbagai sumber, dan bukti-bukti, Rohadi terbukti merekayasa laporan perampokan.
"Ia dijerat pasal 220 KUHP tentang laporan palsu," jelasnya.
(try/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
438 Komentar
-
376 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

