Pengosongan Kompleks Kelar, TNI AD Diteriaki Maling oleh Warga
Selasa, 22/12/2009 15:23 WIB
Jakarta -
Usai pengosongan 3 rumah Kompleks Angkatan Darat Otista 3, pasukan TNI AD balik kanan. Warga pun mengumpat dan meneriaki petugas dengan caci-maki. Puluhan ibu-ibu berteriak maling.
"Maling...maling.. Pulang sana, naik pangkat," seru ibu-ibu yang kesal terhadap pengosongan rumah warga di RT 4/ RW 2 Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (21/12/2009).
Proses pengosongan 3 rumah cukup lama. Sebab warga sempat memblokir jalan dengan membakar ban bekas, menutup portal dan dorong-dorongan dengan petugas TNI AD.
"Percuma kita punya tetangga Wakil Gubernur. Kita kena gusur juga," imbuhnya menyebut Wagub Prijanto yang hanya berjarak 4 rumah dari lokasi penggusuran.
Saat ini, usai dikosongkan, barang perabot rumah tangga dibiarkan mangkrak di jalanan. Penghuni rumah tidak bisa lagi menmpati karena digembok, di beri garis polisi militer dan diberi plang rumah milik TNI AD.
Kemudian, warga mendatangi rumah Ketua RW 2, Subali dan memintanya menjadi fasilitator ke pihak TNI AD. Subalipun ngumpet dan memilih tidak menemui warganya. Warga pun kesal dan menggembok rumah Subali yang juga kader Partai Demokrat tersebut.
"Kami cuma mendapat ganti rugi Rp 15 juta. Padahal, kami sudah membangun rumah, merehab yang kalau dinilai mencapai ratusan juta rupiah," tutur salah satu warga, Iman.
(Ari/nwk)
"Maling...maling.. Pulang sana, naik pangkat," seru ibu-ibu yang kesal terhadap pengosongan rumah warga di RT 4/ RW 2 Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (21/12/2009).
Proses pengosongan 3 rumah cukup lama. Sebab warga sempat memblokir jalan dengan membakar ban bekas, menutup portal dan dorong-dorongan dengan petugas TNI AD.
"Percuma kita punya tetangga Wakil Gubernur. Kita kena gusur juga," imbuhnya menyebut Wagub Prijanto yang hanya berjarak 4 rumah dari lokasi penggusuran.
Saat ini, usai dikosongkan, barang perabot rumah tangga dibiarkan mangkrak di jalanan. Penghuni rumah tidak bisa lagi menmpati karena digembok, di beri garis polisi militer dan diberi plang rumah milik TNI AD.
Kemudian, warga mendatangi rumah Ketua RW 2, Subali dan memintanya menjadi fasilitator ke pihak TNI AD. Subalipun ngumpet dan memilih tidak menemui warganya. Warga pun kesal dan menggembok rumah Subali yang juga kader Partai Demokrat tersebut.
"Kami cuma mendapat ganti rugi Rp 15 juta. Padahal, kami sudah membangun rumah, merehab yang kalau dinilai mencapai ratusan juta rupiah," tutur salah satu warga, Iman.
(Ari/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
438 Komentar
-
376 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

