Laporan dari Arab Saudi
Jamaah Haji Bekasi dan Jakarta Terakhir Tinggalkan Makkah
Rabu, 23/12/2009 01:25 WIB
Makkah -
Jamaah haji Indonesia dari Kelompok Terbang (Kloter) Bekasi, Jawa Barat dan DKI Jakarta merupakan yang terakhir meninggalkan Makkah Al Mukarramah menuju Madinah. Dipastikan mulai besok sudah tidak ada jamaah haji Indonesia di kota suci ini.
Tiga kloter yang meninggalkan kota Makkah Al Mukarramah ini adalah Kloter JKS embarkasi Bekasi dan DKI Jakarta, yang tinggal di pemondokan Mahbah Ji, Sektor 1, Selasa (22/12/2009) siang waktu Arab Saudi.
Mereka ini akan menuju Madinah untuk melaksanakan Arba'in sebelum pulang ke tanah air. Rencananya, jamaah haji ini akan pulang kampung pada tanggal 30 Desember 2009.
Jamaah sebanyak 794 orang ini diangkut menggunakan bus yang disediakan pihak maktab.
"Berat rasanya meninggalkan Makkah. Sedih berpisah dengan Baitullah," ujar Mira Andriati, jamaah asal Bekasi. Ia tergabung dalam kloter 84 JKS. Matanya berkaca-kaca.
Selama di Tanah Suci Makkah, Mira mengaku, menghabiskan hampir seluruh waktunya di Masjidil Haram. Pemondokannya berada di sekitar Mahbas Jin yang walau berjarak lumayan jauh dari Masjidil Haram, namun sangat mudah dijangkau. "Paling 15 menit dengan naik bus, walau harus berdesakan," jelasnya.
Menurutnya, ia akan memaksimalkan waktu di Madinah sama seperti yang dilakukannya di Makkah. "Kalau bisa setiap hari shalat di Raudhah," ujarnya.
Dengan keberangkatan tiga kloter ke Madinah, selesai sudah hajatan perhelatan haji di Makkah. Menurut rencana, nanti malam, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah akan mengadakan syukuran sederhana di kantor Misi Haji Indonesia Makkah di wilayah Syisyah.
Selain syukuran, acara ini menjadi acara perpisasah para petugas haji yang akan mulai dipulangkan ke Tanah Air tanggal 25 Desember malam.
Menurut Kepala Daker Makkah, Subakin AM, pihaknya merasa lega penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar dan aman. Menurutnya, berdasar rapat pra-evaluasi di Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah, penyelenggaraan haji tahun ini secara keseluruhan dinyatakan berhasil.
"Namun tetap ada sejumlah catatan yang perlu disempurnakan dalam penyelenggaraan haji tahun mendatang," ujarnya.
Misalnya saja, katanya, tentang ketidakpuasan jamaah terhadap pemondokan dan masalah transportasi. "Ada satu kloter yang pemondokannya dipecah jadi dua, dan sebagian tak puas dengan pemondokannya yang kualitasnya dinilai berada jauh di bawah pemondokan teman kloternya," ujarnya.
Ke depan, kata Subakin, hal ini diharapkan tidak terjadi lagi. Sedang masalah transportasi, dua hal disorot, yaitu tentang kesiapan penyelenggara transportasi dan manajemennya. "Tentang siapa yang nantinya bakal mengelola transportasi agar lebih tertata akan dibicarakan dalam forum selanjutnya,"
tambahnya.
Hingga hari ini, jumlah jamaah haji yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 295 orang.Angka ini jauh lebih rendah dibanding jumlah kematian pada hari yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 455 orang.
Penyebab kematian terbesar adalah akibat kegagalan sistem sirkulasi (174 orang) dan sistem pernafasan (105 orang). Jamaah yang meninggal terbanyak berasal dari embarkasi Surabaya (61 orang) dan Solo (54 orang).
Sedang jumlah jamaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi dan Balai Pengobatan Haji Indonesia saat ini berjumlah 29 orang, dan lima orang di antaranya berada di ruang perawatan intensif (ICU). Menurut Kepala seksi Sanitasi dan Surveillance, jamaah yang sakit ini akan dirawat hingga sembuh untuk kemudian disusulkan dengan kloternya atau dipulangkan lebih cepat ke Tanah Air, tanpa melakukan ibadah sunah Arbain di Madinah.
"Bagi yang syarat ibadah hajinya belum genap, akan digenapkan sebelum meninggalkan Makkah," ujarnya.
(zal/lrn)
Tiga kloter yang meninggalkan kota Makkah Al Mukarramah ini adalah Kloter JKS embarkasi Bekasi dan DKI Jakarta, yang tinggal di pemondokan Mahbah Ji, Sektor 1, Selasa (22/12/2009) siang waktu Arab Saudi.
Mereka ini akan menuju Madinah untuk melaksanakan Arba'in sebelum pulang ke tanah air. Rencananya, jamaah haji ini akan pulang kampung pada tanggal 30 Desember 2009.
Jamaah sebanyak 794 orang ini diangkut menggunakan bus yang disediakan pihak maktab.
"Berat rasanya meninggalkan Makkah. Sedih berpisah dengan Baitullah," ujar Mira Andriati, jamaah asal Bekasi. Ia tergabung dalam kloter 84 JKS. Matanya berkaca-kaca.
Selama di Tanah Suci Makkah, Mira mengaku, menghabiskan hampir seluruh waktunya di Masjidil Haram. Pemondokannya berada di sekitar Mahbas Jin yang walau berjarak lumayan jauh dari Masjidil Haram, namun sangat mudah dijangkau. "Paling 15 menit dengan naik bus, walau harus berdesakan," jelasnya.
Menurutnya, ia akan memaksimalkan waktu di Madinah sama seperti yang dilakukannya di Makkah. "Kalau bisa setiap hari shalat di Raudhah," ujarnya.
Dengan keberangkatan tiga kloter ke Madinah, selesai sudah hajatan perhelatan haji di Makkah. Menurut rencana, nanti malam, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah akan mengadakan syukuran sederhana di kantor Misi Haji Indonesia Makkah di wilayah Syisyah.
Selain syukuran, acara ini menjadi acara perpisasah para petugas haji yang akan mulai dipulangkan ke Tanah Air tanggal 25 Desember malam.
Menurut Kepala Daker Makkah, Subakin AM, pihaknya merasa lega penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar dan aman. Menurutnya, berdasar rapat pra-evaluasi di Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah, penyelenggaraan haji tahun ini secara keseluruhan dinyatakan berhasil.
"Namun tetap ada sejumlah catatan yang perlu disempurnakan dalam penyelenggaraan haji tahun mendatang," ujarnya.
Misalnya saja, katanya, tentang ketidakpuasan jamaah terhadap pemondokan dan masalah transportasi. "Ada satu kloter yang pemondokannya dipecah jadi dua, dan sebagian tak puas dengan pemondokannya yang kualitasnya dinilai berada jauh di bawah pemondokan teman kloternya," ujarnya.
Ke depan, kata Subakin, hal ini diharapkan tidak terjadi lagi. Sedang masalah transportasi, dua hal disorot, yaitu tentang kesiapan penyelenggara transportasi dan manajemennya. "Tentang siapa yang nantinya bakal mengelola transportasi agar lebih tertata akan dibicarakan dalam forum selanjutnya,"
tambahnya.
Hingga hari ini, jumlah jamaah haji yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 295 orang.Angka ini jauh lebih rendah dibanding jumlah kematian pada hari yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 455 orang.
Penyebab kematian terbesar adalah akibat kegagalan sistem sirkulasi (174 orang) dan sistem pernafasan (105 orang). Jamaah yang meninggal terbanyak berasal dari embarkasi Surabaya (61 orang) dan Solo (54 orang).
Sedang jumlah jamaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi dan Balai Pengobatan Haji Indonesia saat ini berjumlah 29 orang, dan lima orang di antaranya berada di ruang perawatan intensif (ICU). Menurut Kepala seksi Sanitasi dan Surveillance, jamaah yang sakit ini akan dirawat hingga sembuh untuk kemudian disusulkan dengan kloternya atau dipulangkan lebih cepat ke Tanah Air, tanpa melakukan ibadah sunah Arbain di Madinah.
"Bagi yang syarat ibadah hajinya belum genap, akan digenapkan sebelum meninggalkan Makkah," ujarnya.
(zal/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 08:31 WIB
Mahfud: KPK Masih Bisa Cekal Seseorang di Penyelidikan
-
Jumat, 10/02/2012 08:20 WIB
Polisi Masih Teliti Temuan Senjata di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

