AS Ingatkan Iran Untuk Patuhi Deadline Nuklir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 23/12/2009 12:37 WIB
AFP
Washington - Pemerintah AS mengingatkan pemerintah Iran untuk mematuhi deadline yang ditetapkan terkait program nuklirnya. AS dan sekutunya telah menetapkan tenggat waktu hingga akhir Desember ini.

Peringatan ini disampaikan setelah Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyatakan tidak peduli dengan ultimatum tersebut.

"Mereka bilang telah memberikan waktu bagi Iran hingga akhir tahun. Memangnya siapa mereka? Kamilah yang telah memberikan mereka kesempatan," cetus Ahmadinejad dalam pidato di Kota Shiraz, Iran selatan.

Atas pernyataan itu, juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengingatkan bahwa deadline Desember tersebut sangat serius.

"Bapak Ahmadinejad mungkin tidak mengakui, entah apapun alasannya, deadline telah mendekat, tapi itu deadline yang sangat real untuk komunitas internasional... Dialah yang menentukan apa yang akan dilakukan Iran," kata Gibbs.

Dikatakan Gibbs, negara-negara yang tergabung dalam apa yang disebut P5+1, yakni negara-negara pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB: Inggris, China, Prancis, Rusia dan AS plus Jerman, sepakat soal deadline tersebut.

"Saya pikir komunitas internasional bersatu dalam hal ini. Ini bukan cuma hal yang telah dikatakan presiden AS.... ini hal yang telah dikatakan anggota-anggota P5+1," tegas Gibbs seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (23/12/2009).

Presiden Obama telah menetapkan deadline hingga Desember ini bagi Iran untuk merespons tawaran dialog mengenai isu nuklir Iran. Washington dan sekutu-sekutunya telah mengingatkan, sanksi-sanksi baru yang lebih berat akan diberlakukan jika Iran tidak merespons.

Dalam kesepakatan yang ditawarkan ke Iran dinyatakan, Iran akan mengirimkan simpanan uraniumnya ke luar negeri untuk diproses menjadi batang bahan bakar nuklir. Dengan begitu akan menghapus kekhawatiran Barat bahwa material itu bisa digunakan untuk memproduksi senjata nuklir.

Namun Iran tidak menghiraukan tawaran tersebut. Bahkan Ahmadinejad mencetuskan, dunia internasional bisa memberikan banyak deadline tapi Iran tidak akan peduli.

(ita/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel