BPOM Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 3,5 Triliun
Rabu, 23/12/2009 12:50 WIB
Jakarta -
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memusnahkan berbagai produk impor ilegal. Nilainya mencapai Rp 3,5 Triliun yang merupakan hasil operasi periode Oktober 2008 sampai September 2009.
"Ini sudah tugas dan fungsi BPOM yaitu mencegah impor ilegal dan pengawasan barang beredar di masyarakat," kata Kepala BPOM Husniah Rubiana di kantornya, Jl Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2009).
Pemusnahan tersebut berlangsung simbolik. Sementara pemusnahan jutaan pcs obat dan makanan dilakukan di kawasan AURI Jakarta Timur. Sebanyak 2.485.073 psc obat dan makanan dibawa menggunakan tidak kurang dari 15 truk Pas Khas TNI. Jumlah itu terdiri dari produk makanan, kosmetik, obat tradisional, obat dan suplemen makanan.
Produk ilegal tersebut merupakan produk RRC, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, AS, Perancis, Filipina, Singapura dan Jerman.
"Produk-produk tersebut karena tidak memiliki izin, kedaluarsa, menggunakan bahan berbahaya, palsu atau tidang menggunakan petunjuk pemakaian berbahasa Indonesia," imbuh Rubiana.
Masyarakat yang ragu terhadap keamanan dan kesehatan produk-produk tertentu, dapat menghubungi BPOM di nomor (021) 4244691/42883309. BPOM berharap masyarakat ikut memantau produk beredar aman untuk dikonsumsi.
(Ari/irw)
"Ini sudah tugas dan fungsi BPOM yaitu mencegah impor ilegal dan pengawasan barang beredar di masyarakat," kata Kepala BPOM Husniah Rubiana di kantornya, Jl Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2009).
Pemusnahan tersebut berlangsung simbolik. Sementara pemusnahan jutaan pcs obat dan makanan dilakukan di kawasan AURI Jakarta Timur. Sebanyak 2.485.073 psc obat dan makanan dibawa menggunakan tidak kurang dari 15 truk Pas Khas TNI. Jumlah itu terdiri dari produk makanan, kosmetik, obat tradisional, obat dan suplemen makanan.
Produk ilegal tersebut merupakan produk RRC, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, AS, Perancis, Filipina, Singapura dan Jerman.
"Produk-produk tersebut karena tidak memiliki izin, kedaluarsa, menggunakan bahan berbahaya, palsu atau tidang menggunakan petunjuk pemakaian berbahasa Indonesia," imbuh Rubiana.
Masyarakat yang ragu terhadap keamanan dan kesehatan produk-produk tertentu, dapat menghubungi BPOM di nomor (021) 4244691/42883309. BPOM berharap masyarakat ikut memantau produk beredar aman untuk dikonsumsi.
(Ari/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
419 Komentar
-
368 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

