Bangunan di Tanah Abang Roboh

Kuli Angkut Warga Ciputat Tertimbun Runtuhan video foto

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 23/12/2009 12:50 WIB
Jakarta - Sejak 20 tahun lalu, Amin (57) mengadu peruntungan sebagai kuli angkut di pusat grosir Tanah Abang. Bapak tiga anak itu merupakan salah satu korban yang belum berhasil dievakuasi dari retuntuhan bangunan calon toilet pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta.

"Tadi saya lihat kepalanya saja, badannya tertimbun beton," ujar Aben salah seorang kuli angkut kepada detikcom di lokasi kejadian, Rabu (23/12/2009).

Titik jatuhnya bangunan yang menghubungkan blok A dan blok B merupakan semacam tempat mangkal para kuli angkut. Pada saat kejadian, sepengetahuan Aben tidak sedikit kuli angkut yang sedang antre menunggu giliran memasuki gedung tersebut.

Lebih lanjut Aben mengungkapkan, tiga orang anak Amin juga menjadi kuli angkut. Mereka adalah Asep, Wida dan Iwan. Tapi sejauh ini Asep dan Iwan belum diketahui keberadaannya, sedangkan Wida yang mengenakan kaos warna merah muda terlihat sedang menangis mendengar kabar buruk yang menimpa ayahnya.

"Mereka tinggal di Jl Jombang, Ciputat. Tiap pagi naik kereta dari stasiun Sudimara ke mari," tutur Aben.

(lh/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel