KPK Tingkatkan Kasus Mesin Jahit & Sarung Depsos ke Penyidikan

Novi Christiastuti Adiputri, Aprizal Rahmatullah - detikNews
Rabu, 23/12/2009 18:19 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah meningkatkan kasus pengadaan mesin jahit dan sarung Departemen Sosial (Depsos) ke penyidikan. Sejumlah tersangka pun sudah dibidik.

"Sampai sekarang sudah jalan terus, sudah saya tetapkan penyidikannya. Seingat saya sudah," kata Ketua KPK Sementara Tumpak H Panggabean di Gedung Kejagung, Jl Sultan Hassanudin, Jaksel, Rabu (23/12/2009).

Namun Tumpak enggan menyebutkan siapa nama tersangka dalam kasus tersebut. Termasuk saat ditanya apakah ada pejabat dari Depsos yang terlibat.

"Tanya saja ke Pak Johan Budi (Kabiro Humas KPK), dia lebih tahu. Saya tidak hafal tersangkanya," jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua KPK M Jasin. Menurut dia, soal tersangka harus dikoordinasikan dulu dengan tim penyidik untuk menghindari kesalahan. Namun, KPK dipastikan akan fokus pada penyelenggara negara.

"Kalau korupsi ini berjamaah pasti ada pemberi dari pihak swasta," tegasnya usai diskusi di Jakarta.

Kasus ini masuk penyelidikan KPK pada September 2007. Awal kasusnya adalah impor mesin jahit dan sapi pada 2004-2006. Dalam perkembangan, bertambah menjadi kasus pengadaan sarung di Depsos. Saat proses penyelidikan KPK juga diminta oleh Menteri Keuangan untuk menertibkan adanya rekening liar di Depsos.

(mad/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini