Kamis, 24/12/2009 01:35 WIB
Bentrok di Seram Bagian Barat
Seorang Warga Terkena Panah
M Hanafi Holle - detikNews
Ambon -
Aksi saling lempar dan serang masih terjadi. Bantuan satu peleton polisi yang dijanjikan belum juga tiba. Sebabnya, jarak antara ibukota kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Piru, dengan dua desa berkonflik, membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk bisa mencapainya.
Warga kedua desa masih saling siaga di perbatasan kedua desa. Rumah yang terbakar pun bertambah menjadi dua rumah.
Informasi diterima detikcom, salah seorang warga bernama Husen Waliulu, terkena panah di kakinya. Korban kini dilarikan ke Puskesmas Luhu untuk mendapat perawatan intensif.
warga yang berada di kawasan perbatasan terus mengungsi. "Banyak warga yang mulai mengungsi. Karena saling lempar dan serang terus terjadi," ujar salah satu warga kepada detikcom, Kamis (24/12/2009) dini hari.
Sementara itu, empat personil polsek Huamual Muka kewalahan menghalau aksi saling lempar dan serang antar kedua warga.
(han/rdf)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).