Menyusuri Pantai Eksotik di Bali (5-Habis)
Menengok Lumba-lumba di Pantai Lovina
Kamis, 24/12/2009 15:23 WIB
Denpasar -
Kawasan wisata di Bali utara sangat beragam. Salah satu wisata alam yang
menyajikan keunikan adalah pantai Lovina, yang terkenal dengan atraksi
lumba-lumba.
Pantai Lovina, sebuah kawasan di Bali bagian utara, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jarak yang mesti ditempuh sekitar 100 km dari Denpasar atau 3 jam perjalanan.
Wisata Lovina mulai kian dikenal wisatawan mancanegara dan domestik pada program pemerintah Visit Indonesia Year 1991. Namun, setelah gaungnya meredup, denyut nadi wisata Lovina juga ikut meredup.
Lovina sebetulnya menyajikan wisata yang unik dibandingkan dengan kawasan wisata di Bali Selatan karena memiliki wisata lumba-lumba. Wisata ini mulai dikelola oleh penduduk setempat sejak tahun 1976-an. Saat itu adalah awal nelayan-nelayan di perairan Lovina penyewaan perahu untuk menyaksikan lumba-lumba.
Untuk bisa menikmati atraksi lumba-lumba, wisatawan mesti menginap di Lovina. Harga hotel yang ditawarkan lebih murah dari Kuta dan Sanur.
Melihat aksi lucu lumba-lumba mulai pagi hari. Ikan berbadan hitam serta putih pada bagian perutnya ini akan muncul bermain ke permukaan mulai pukul 06.00-08.00 Wita.
Saat suasana masih remang-remang, wisatawan mulai menyerbu pantai berpasir hitam itu. Wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Lovina mesti bangun pagi buta sekitar pukul 05.00 Wita.
Wisatawan menyewa perahu motor berkapasitas lima orang yang ditawarkan para nelayan. Perjalanan lebih dari satu kilometer ke tengah laut. Di tengah perairan biru yang tenang, wisatawan disuguhi atraksi alami puluhan dari ratusan ekor ikan lumba-lumba yang hidup di habitatnya ini.
Wisatawan bisa mengabadikan aktraksi lumba-lumba diperairan bebas. Perahu motor nelayan selalu setia mendekati kawanan lumba-lumba. Sesaat sebelum mendekat, perahu motor dimatikan agar lumba-lumba tidak merasa terganggu. Dalam suasana sunyi itu, wisatawan dapat menyaksikan aksi lumba-lumba dengan lebih nyaman. Kawanan lumba-lumba ini mulai menghilang setelah matahari terik.
Lovina juga menawarkan daya tarik, yaitu keheningan. Wisatawan tak harus
berdesak-desakan, kemacetan serta kebisingan.
Selain Lovina, wisata yang dapat dinikmati di bekas Ibukota Sunda Kecil ini yaitu air terjun Gitgit, air terjun Munduk serta danau kembar Tambilngan dan Buyan.
(gds/anw)
menyajikan keunikan adalah pantai Lovina, yang terkenal dengan atraksi
lumba-lumba.
Pantai Lovina, sebuah kawasan di Bali bagian utara, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jarak yang mesti ditempuh sekitar 100 km dari Denpasar atau 3 jam perjalanan.
Wisata Lovina mulai kian dikenal wisatawan mancanegara dan domestik pada program pemerintah Visit Indonesia Year 1991. Namun, setelah gaungnya meredup, denyut nadi wisata Lovina juga ikut meredup.
Lovina sebetulnya menyajikan wisata yang unik dibandingkan dengan kawasan wisata di Bali Selatan karena memiliki wisata lumba-lumba. Wisata ini mulai dikelola oleh penduduk setempat sejak tahun 1976-an. Saat itu adalah awal nelayan-nelayan di perairan Lovina penyewaan perahu untuk menyaksikan lumba-lumba.
Untuk bisa menikmati atraksi lumba-lumba, wisatawan mesti menginap di Lovina. Harga hotel yang ditawarkan lebih murah dari Kuta dan Sanur.
Melihat aksi lucu lumba-lumba mulai pagi hari. Ikan berbadan hitam serta putih pada bagian perutnya ini akan muncul bermain ke permukaan mulai pukul 06.00-08.00 Wita.
Saat suasana masih remang-remang, wisatawan mulai menyerbu pantai berpasir hitam itu. Wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Lovina mesti bangun pagi buta sekitar pukul 05.00 Wita.
Wisatawan menyewa perahu motor berkapasitas lima orang yang ditawarkan para nelayan. Perjalanan lebih dari satu kilometer ke tengah laut. Di tengah perairan biru yang tenang, wisatawan disuguhi atraksi alami puluhan dari ratusan ekor ikan lumba-lumba yang hidup di habitatnya ini.
Wisatawan bisa mengabadikan aktraksi lumba-lumba diperairan bebas. Perahu motor nelayan selalu setia mendekati kawanan lumba-lumba. Sesaat sebelum mendekat, perahu motor dimatikan agar lumba-lumba tidak merasa terganggu. Dalam suasana sunyi itu, wisatawan dapat menyaksikan aksi lumba-lumba dengan lebih nyaman. Kawanan lumba-lumba ini mulai menghilang setelah matahari terik.
Lovina juga menawarkan daya tarik, yaitu keheningan. Wisatawan tak harus
berdesak-desakan, kemacetan serta kebisingan.
Selain Lovina, wisata yang dapat dinikmati di bekas Ibukota Sunda Kecil ini yaitu air terjun Gitgit, air terjun Munduk serta danau kembar Tambilngan dan Buyan.
(gds/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
401 Komentar
-
337 Komentar
-
329 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

