Insiden di Plaza Medan Fair
Korban Tertimpa Hiasan Lampu Natal Masih Dirawat Intensif
Sabtu, 26/12/2009 01:59 WIB
Ilustrasi (projectvisual.net)
Medan -
Rahmad Alamsyah (30) pengunjung yang tertimpa hiasan lampu Natal di pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Sarah. Tim dokter terus melakukan pemeriksaan terhadap kaki dan tangan yang mengalami patah tulang dan luka serius pada bagian punggung.
Untuk sementara, korban ditempatkan di ruang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) RSU Sarah, sekitar setengah kilometer dari Plaza Medan Fair, Jl Baja Raya, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/12/2009) malam.
Dalam keterangannya, korban mengatakan, peristiwa naas tersebut terjadi saat ia masuk ke pusat perbelanjaan Medan Fair menggunakan eskalator dari arah basement. Tiba-tiba rangkaian hiasan lampu Natal yang terpasang di bagian plafon jatuh dan menimpanya yang sedang di atas eskalator. Akibatnya, tangan dan kaki mengalami patah tulang. Sementara bagian punggung mengalami luka serius.
"Saya mau naik ke lantai satu dari daerah parkiran. Waktu di eskalator, saya tidak tahu ada yang jatuh. Kemudian pandangan saya gelap," kata Rahmad sambil meringis memegang kakinya.
Korban membantah dirinya melompat dari lantai empat. "Ketimpa kok dibilang lompat, bagaimana sih," sangkal Rahmad sedikit kesal.
Sementara dokter jaga RSU Sarah, Indra Wahyu Kusuma mengatakan, sebelum melakukan perawatan khusus, pihaknya terlebih dahulu memeriksa kondisi kaki dan tangan korban yang mengalami patah tulang.
"Kita amati lukanya, baru kita tahu bagaimana penanganannya," kata Indra.
(rul/nwk)
Untuk sementara, korban ditempatkan di ruang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) RSU Sarah, sekitar setengah kilometer dari Plaza Medan Fair, Jl Baja Raya, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/12/2009) malam.
Dalam keterangannya, korban mengatakan, peristiwa naas tersebut terjadi saat ia masuk ke pusat perbelanjaan Medan Fair menggunakan eskalator dari arah basement. Tiba-tiba rangkaian hiasan lampu Natal yang terpasang di bagian plafon jatuh dan menimpanya yang sedang di atas eskalator. Akibatnya, tangan dan kaki mengalami patah tulang. Sementara bagian punggung mengalami luka serius.
"Saya mau naik ke lantai satu dari daerah parkiran. Waktu di eskalator, saya tidak tahu ada yang jatuh. Kemudian pandangan saya gelap," kata Rahmad sambil meringis memegang kakinya.
Korban membantah dirinya melompat dari lantai empat. "Ketimpa kok dibilang lompat, bagaimana sih," sangkal Rahmad sedikit kesal.
Sementara dokter jaga RSU Sarah, Indra Wahyu Kusuma mengatakan, sebelum melakukan perawatan khusus, pihaknya terlebih dahulu memeriksa kondisi kaki dan tangan korban yang mengalami patah tulang.
"Kita amati lukanya, baru kita tahu bagaimana penanganannya," kata Indra.
(rul/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
400 Komentar
-
331 Komentar
-
285 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

