Mantan Timses SBY Tuding Buku 'Gurita Cikeas' Fitnah
Sabtu, 26/12/2009 22:06 WIB
Andi (KPUD Lampung)
Jakarta -
Munculnya buku 'Membongkar Gurita Cikeas: Dibalik Skandal Bank Century' membuat geram pendukung SBY. Mantan anggota tim sukses SBY Andi Arief menilai data dalam buku tersebut tidak akurat dan cenderung fitnah.
"Secara metodologis GJA (George Aditjondro, penulis buku) mengambil beberapa data sekunder yang belum diverifikasi serta mengandung rumor dan fitnah," kata Andi lewat rilisnya kepada detikcom, Sabtu (26/12/2009).
Andi mencontohkan, pada halaman 30 dan 31 dalam buku tersebut ada kesalahan terkait data Public Service Obligation (PSO) dan BUMN. Di dalamnya tertulis, PSO Pelni, LKBN Antara, PT Kereta Api, dan PT Pos yang disetujui DPR RI akhir 2008 adalah 1,7 triliun. Padahal menurut Andi, jumlahnya jauh lebih kecil dari itu.
"Ini contoh data yang keliru, 4 BUMN mendapat PSO jauh di bawah itu," tegasnya.
Pria yang kini menjabat sebagai staf khusus presiden ini juga membantah adanya aliran dana dari LKBN Antara sebesar Rp 40,6 miliar ke Bravo Media Centre, tim kampenye SBY. Menurut dia, PSO untuk LKBN Antara tidak sebesar itu.
"Data disertai tuduhan tidak berdasar lainnya adalah dana PSO PT Pos, PT KA, BUMN PTPN 7 dan PTPN 4 dan Pelindo yang disumbang ke tim SBY," jelasnya.
Dengan demikian, Andi menilai George telah memakai asumsi seperti zaman orde baru, di mana BUMN merupakah sapi perahan partai politik. Padahal saat ini, hal tersebut sudah jauh berubah. Sudah ada audit internal yang ketat di BUMN.
"Ini di luar kebiasaan GJA, yang biasanya akurat dan menjunjung tinggi prinsip investigatif," tutupnya.
(mad/mad)
"Secara metodologis GJA (George Aditjondro, penulis buku) mengambil beberapa data sekunder yang belum diverifikasi serta mengandung rumor dan fitnah," kata Andi lewat rilisnya kepada detikcom, Sabtu (26/12/2009).
Andi mencontohkan, pada halaman 30 dan 31 dalam buku tersebut ada kesalahan terkait data Public Service Obligation (PSO) dan BUMN. Di dalamnya tertulis, PSO Pelni, LKBN Antara, PT Kereta Api, dan PT Pos yang disetujui DPR RI akhir 2008 adalah 1,7 triliun. Padahal menurut Andi, jumlahnya jauh lebih kecil dari itu.
"Ini contoh data yang keliru, 4 BUMN mendapat PSO jauh di bawah itu," tegasnya.
Pria yang kini menjabat sebagai staf khusus presiden ini juga membantah adanya aliran dana dari LKBN Antara sebesar Rp 40,6 miliar ke Bravo Media Centre, tim kampenye SBY. Menurut dia, PSO untuk LKBN Antara tidak sebesar itu.
"Data disertai tuduhan tidak berdasar lainnya adalah dana PSO PT Pos, PT KA, BUMN PTPN 7 dan PTPN 4 dan Pelindo yang disumbang ke tim SBY," jelasnya.
Dengan demikian, Andi menilai George telah memakai asumsi seperti zaman orde baru, di mana BUMN merupakah sapi perahan partai politik. Padahal saat ini, hal tersebut sudah jauh berubah. Sudah ada audit internal yang ketat di BUMN.
"Ini di luar kebiasaan GJA, yang biasanya akurat dan menjunjung tinggi prinsip investigatif," tutupnya.
(mad/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 01:36 WIB
Rampungkan Penggeledahan, KPK Sita Sejumlah Dokumen & Komputer Wa Ode
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

