Pembunuh Turis Jepang di Kuta Diduga Satu Orang
Senin, 28/12/2009 13:30 WIB
Denpasar -
Polisi telah memeriksa 15 saksi terkait kasus pembunuhan turis Jepang Hiromi Shimada (41). Hasilnya, pembunuhan diduga dilakukan oleh seorang pelaku.
"Hasil analisa sementara, tersangkanya satu orang," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar dalam jumpa pers di Mapolda Bali, jalan WR Supratman, Denpasar, Senin (28/12/2009).
Sugianyar menjelaskan polisi tetap mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengungkap pembunuhan ini. Polisi juga telah memeriksa 15 saksi, termasuk mantan suami korban. Namun polisi belum mengantongi ciri-ciri pelaku pembunuhan yang kembali menggegerkan pariwisata Bali.
Dugaan polisi tentang aksi pembunuhan wisatawan Jepang ini dilakukan oleh seorang pelaku diperkuat hasil otopsi yang dilakukan RSUP Sanglah, Denpasar. "Dari pola luka yang ada, bisa saja pembunuhan dilakukan oleh satu orang," kata Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr Ida Bagus Alit.
Rupanya pelaku cukup pintar saat mengeksekusi korban. Pelaku mampu membuat korban meregang nyawa tanpa berteriak meminta pertolongan. "Sangat kecil kemungkinan korban minta tolong karena mengalami pendarahan yang hebat. Korban sengaja dibuat lemah oleh pelaku," kata Alit.
Sementara itu, terkait dugaan korban diperkosa sebelum dibunuh pelaku masih diperiksa oleh pihak RSUP Sanglah. "Kita sudah mengambil sampel cairan di kemaluan korban," ujar Alit.
Korban diduga tewas sekitar 12 hingga 24 jam sebelum ditemukan pada pukul 18.00 Wita, Sabtu (26/12/2009).
(gds/asy)
"Hasil analisa sementara, tersangkanya satu orang," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar dalam jumpa pers di Mapolda Bali, jalan WR Supratman, Denpasar, Senin (28/12/2009).
Sugianyar menjelaskan polisi tetap mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengungkap pembunuhan ini. Polisi juga telah memeriksa 15 saksi, termasuk mantan suami korban. Namun polisi belum mengantongi ciri-ciri pelaku pembunuhan yang kembali menggegerkan pariwisata Bali.
Dugaan polisi tentang aksi pembunuhan wisatawan Jepang ini dilakukan oleh seorang pelaku diperkuat hasil otopsi yang dilakukan RSUP Sanglah, Denpasar. "Dari pola luka yang ada, bisa saja pembunuhan dilakukan oleh satu orang," kata Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr Ida Bagus Alit.
Rupanya pelaku cukup pintar saat mengeksekusi korban. Pelaku mampu membuat korban meregang nyawa tanpa berteriak meminta pertolongan. "Sangat kecil kemungkinan korban minta tolong karena mengalami pendarahan yang hebat. Korban sengaja dibuat lemah oleh pelaku," kata Alit.
Sementara itu, terkait dugaan korban diperkosa sebelum dibunuh pelaku masih diperiksa oleh pihak RSUP Sanglah. "Kita sudah mengambil sampel cairan di kemaluan korban," ujar Alit.
Korban diduga tewas sekitar 12 hingga 24 jam sebelum ditemukan pada pukul 18.00 Wita, Sabtu (26/12/2009).
(gds/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
416 Komentar
-
364 Komentar
-
343 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

