209 Kontainer Kayu Ilegal Disita di Tanjung Priok
Senin, 28/12/2009 15:14 WIB
Jakarta -
Sebanyak 209 kontainer berisi kayu ilegal disita kepolisian di Pelabuhan Tanjung Priok. Kayu senilai miliaran rupiah ini dikirim dari Kalimantan Barat. Tersangka belum dibekuk.
Demikian disampaikan Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Suhardi Alius, di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/12/2009).
Suhardi mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima Kabareskrim Mabes Polri pada 26 Desember 2009 bahwa ada pengiriman yang mengatasnamakan kayu durian. Tetapi, sebenarnya kayu rimba campuran yang dikirim ke Jakarta dari Kalimantan Barat.
Aparat kepolisian kemudian menangkap 3 kapal yakni kapal Estuari yang memuat 117 kontainer, kapal Sinar Bintan berisi 46 kontainer dan kapal Tanto yang memuat 46 kontainer.
"Kayu-kayu ini adalah kayu campuran yang illegal logging karena ada kayu meranti dan kayu durian yang tidak sesuai dengan surat pengiriman atau manifes. Juga masalah pajak negara," kata Suhardi.
Selain itu, kata dia, kontainer juga memuat kayu meranti. "Ini akan kita selidiki. Karena, apakah kayu ini berasal dari hutan rakyat atau bukan. Kalau bukan, ini bermasalah. Karena kayu durian yang ditemukan diameternya tidak sebesar kayu yang berada di hutan rakyat," papar dia.
Menurut dia, Kepolisian akan membicarakan hal tersebut dengan Menteri Kehutanan. Kerugian negara ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Tersangkanya masih dalam penyelidikan. Tetapi ada 10 PT dari Kalimantan Barat yang kita selidiki. Pelaku dikenai pasal pemalsuan dokumen, UU 41/1999 tentang Kehutanan, pasal 50 ayat 3 huruf s dan h," kata Suhardi.
Pengamatan detikcom, aparat Kepolisian masih sibuk membuka peti kemas yang berisi kayu ilegal. Ada juga petugas Departemen Kehutanan yang bertugas mengenali jenis kayu.
(aan/nrl)
Demikian disampaikan Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Suhardi Alius, di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/12/2009).
Suhardi mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima Kabareskrim Mabes Polri pada 26 Desember 2009 bahwa ada pengiriman yang mengatasnamakan kayu durian. Tetapi, sebenarnya kayu rimba campuran yang dikirim ke Jakarta dari Kalimantan Barat.
Aparat kepolisian kemudian menangkap 3 kapal yakni kapal Estuari yang memuat 117 kontainer, kapal Sinar Bintan berisi 46 kontainer dan kapal Tanto yang memuat 46 kontainer.
"Kayu-kayu ini adalah kayu campuran yang illegal logging karena ada kayu meranti dan kayu durian yang tidak sesuai dengan surat pengiriman atau manifes. Juga masalah pajak negara," kata Suhardi.
Selain itu, kata dia, kontainer juga memuat kayu meranti. "Ini akan kita selidiki. Karena, apakah kayu ini berasal dari hutan rakyat atau bukan. Kalau bukan, ini bermasalah. Karena kayu durian yang ditemukan diameternya tidak sebesar kayu yang berada di hutan rakyat," papar dia.
Menurut dia, Kepolisian akan membicarakan hal tersebut dengan Menteri Kehutanan. Kerugian negara ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Tersangkanya masih dalam penyelidikan. Tetapi ada 10 PT dari Kalimantan Barat yang kita selidiki. Pelaku dikenai pasal pemalsuan dokumen, UU 41/1999 tentang Kehutanan, pasal 50 ayat 3 huruf s dan h," kata Suhardi.
Pengamatan detikcom, aparat Kepolisian masih sibuk membuka peti kemas yang berisi kayu ilegal. Ada juga petugas Departemen Kehutanan yang bertugas mengenali jenis kayu.
(aan/nrl)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
407 Komentar
-
352 Komentar
-
340 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

