Buku 'Membongkar Gurita Cikeas' Batal Dijual di Markus Award 2009
Senin, 28/12/2009 16:45 WIB
Buku Gurita Cikeas (Rois Jajeli/ detikcom)
Jakarta -
Buku "Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century" karya George Junus Aditjondro batal dijual di acara Markus Award 2009 yang digelar oleh Komunitas Cikini. Tanpa alasan yang jelas, penerbit tiba-tiba membatalkan pengiriman buku tersebut.
"Kita ditawari penerbit untuk menjual buku itu, tapi ditunggu-tunggu tidak ada," ujar Zulkifli, Koordinator Markus Award di lokasi acara, Galery Cafe Taman Ismail Marzuki (TIM), Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2009).
Zulkifli mengaku tidak tahu alasan pembatalan tersebut. Namun, ia menjelaskan rencananya buku kontroversial itu akan dijual di bawah Rp 50 ribu.
"Kita kan jadi bertanya-tanya ada apa ini? Ini harus dibuka ada apa ini?" tandasnya.
Sementara itu, sejarahwan Anhar Gonggong yang hadir di acara tersebut berharap buku Goerge Aditjondro tidak dilarang. Biarkan masyarakat yang menilai kebenaran buku tersebut.
"Jangan sampai Kejaksaan melarang buku itu, karena nanti masyarakat akan kehilangan informasi. Buku ini kan ditulis oleh seorang doktor dengan data-data dan informasi yang akurat. Biarkan masyarakat yang menentukan ini sampah atau bukan," kata Anhar.
Dosen di Universitas Indonesia (UI) itu mengaku belum membaca buku tersebut. "Tapi saya kenal Aditjondro. Dia wartawan, doktor dan penulis yang hebat," terangnya.
Dalam acara Markus Award ini, penyelenggara memberikan anugerah tersebut kepada Anggodo Widjojo dan mantan Ketua UKP3R Marsillam Simandjuntak. Keduanya dianggap telah melecehkan hukum. (irw/iy)
"Kita ditawari penerbit untuk menjual buku itu, tapi ditunggu-tunggu tidak ada," ujar Zulkifli, Koordinator Markus Award di lokasi acara, Galery Cafe Taman Ismail Marzuki (TIM), Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2009).
Zulkifli mengaku tidak tahu alasan pembatalan tersebut. Namun, ia menjelaskan rencananya buku kontroversial itu akan dijual di bawah Rp 50 ribu.
"Kita kan jadi bertanya-tanya ada apa ini? Ini harus dibuka ada apa ini?" tandasnya.
Sementara itu, sejarahwan Anhar Gonggong yang hadir di acara tersebut berharap buku Goerge Aditjondro tidak dilarang. Biarkan masyarakat yang menilai kebenaran buku tersebut.
"Jangan sampai Kejaksaan melarang buku itu, karena nanti masyarakat akan kehilangan informasi. Buku ini kan ditulis oleh seorang doktor dengan data-data dan informasi yang akurat. Biarkan masyarakat yang menentukan ini sampah atau bukan," kata Anhar.
Dosen di Universitas Indonesia (UI) itu mengaku belum membaca buku tersebut. "Tapi saya kenal Aditjondro. Dia wartawan, doktor dan penulis yang hebat," terangnya.
Dalam acara Markus Award ini, penyelenggara memberikan anugerah tersebut kepada Anggodo Widjojo dan mantan Ketua UKP3R Marsillam Simandjuntak. Keduanya dianggap telah melecehkan hukum. (irw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 17:42 WIB
Hari Raya Kuningan, Pura-Pura Besar di Bali Dipadati Warga
-
Sabtu, 11/02/2012 17:35 WIB
Korban: Sebelum Jatuh, Sopir Teriak Rem Blong
-
Sabtu, 11/02/2012 17:32 WIB
Lika-liku Pengejaran 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih
-
Sabtu, 11/02/2012 17:24 WIB
Alasan SBY Tunjuk TB Silalahi Jadi Dewan Kehormatan Demokrat
-
Sabtu, 11/02/2012 17:21 WIB
Dewan Kehormatan PD Surati DPP Soal Kader-kadernya yang Layak Dipecat
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 17:47 WIB
Keluarga Tersangka Geng Cewek Bali Bakal Minta Maaf Ke Publik
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
286 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

