Mayat Wanita di Depan High Scope
Hasil Otopsi Menunjukkan Rosminawati Dibunuh
Senin, 28/12/2009 22:03 WIB
Jakarta -
Dokter yang mengotopsi mayat Rosminawati mengungkapkan, wanita muda tersebut tewas lantaran dibunuh. Indikasinya, ditemukan bekas pukulan benda tumpul di kepala bangian kiri dan kanan serta di bagian tubuh lainnya.
"Diduga dibunuh, karena ada luka benda tumpul di samping kepala kiri dan kanan memar di bahu kanan dan memar di payudara kiri," ujar Kepala Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RS Fatmawati, dr Andriani di kompleks RS Fatmawati, Jl Fatmawati, Jakarta, Senin (28/12/2009).
Selain terdapat beberapa bekas pukulan benda tumpul, mayat Rosminawati juga mengalami patah tulang di pergelangan tangan kanan serta luka lecet di leher bagian kiri akibat cekikan.
Andriani belum bisa memastikan apakah Rosminawati mengalami pelecehan seksual sebelum dibunuh. Tim dokter susah mengidentifikasi lantaran kondisi mayat sudah membusuk.
"Yang jelas tidak ada tanda kehamilan di rahimnya. Selaput dara sudah sulit dievaluasi karena sudah membusuk," ungkapnya.
Untuk memastikan adanya kekerasan seksual atau tidak, akan ada pemeriksaan tambahan. "Apakah ada sperma di liang senggama, kalau ada berarti ada kekerasan seksual sebelumnya," kata dia.
"Kita sudah menyiapkan sampel darah untuk dikirim ke laboratirium forensik. Cuma untuk dikirim ke RSCM atau RS Polri tergantung penyidik," kata Andriani.
(anw/ndr)
"Diduga dibunuh, karena ada luka benda tumpul di samping kepala kiri dan kanan memar di bahu kanan dan memar di payudara kiri," ujar Kepala Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RS Fatmawati, dr Andriani di kompleks RS Fatmawati, Jl Fatmawati, Jakarta, Senin (28/12/2009).
Selain terdapat beberapa bekas pukulan benda tumpul, mayat Rosminawati juga mengalami patah tulang di pergelangan tangan kanan serta luka lecet di leher bagian kiri akibat cekikan.
Andriani belum bisa memastikan apakah Rosminawati mengalami pelecehan seksual sebelum dibunuh. Tim dokter susah mengidentifikasi lantaran kondisi mayat sudah membusuk.
"Yang jelas tidak ada tanda kehamilan di rahimnya. Selaput dara sudah sulit dievaluasi karena sudah membusuk," ungkapnya.
Untuk memastikan adanya kekerasan seksual atau tidak, akan ada pemeriksaan tambahan. "Apakah ada sperma di liang senggama, kalau ada berarti ada kekerasan seksual sebelumnya," kata dia.
"Kita sudah menyiapkan sampel darah untuk dikirim ke laboratirium forensik. Cuma untuk dikirim ke RSCM atau RS Polri tergantung penyidik," kata Andriani.
(anw/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 17:53 WIB
Inilah 16 Korban Luka-luka Kecelakaan di KM 27 Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
588 Komentar
-
473 Komentar
-
380 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

